Presiden AS Donald Trump pada Kamis (22/10) mengisyaratkan serangan lanjutan ke Iran, sementara NBC News melaporkan pasukan AS ditarik dari sejumlah pangkalan di Timur Tengah. Berikut penjelasannya.
Juru bicara IRGC Hossein Mohebbi menyebut target dan senjata baru akan diungkap seraya menyinggung tujuh kabel internet di Selat Hormuz, dikutip media pada 20–21 Oktober 2026.
Presiden Donald Trump menyatakan lewat Truth Social, Kamis (8/10/2026), AS tak akan menyerang Iran sebelum pemilu paruh waktu 3 November, sehari setelah laporan AS menyiapkan opsi serangan.
Gubernur California Gavin Newsom menandatangani Assembly Bill 2017 yang memasukkan Idul Fitri dan Idul Adha ke daftar hari libur negara bagian. Sekolah negeri boleh libur, tetapi tidak diwajibkan.
Presiden AS Donald Trump meneken perintah eksekutif pada Selasa (29/9) yang meminta instansi federal beralih dari sebutan AI ke "kecerdasan super" atau "SI" dalam komunikasi resmi.
Iran mengancam menyerang infrastruktur di Timur Tengah saat Washington belum menanggapi resmi syarat pembukaan Selat Hormuz. Trump dilaporkan menolak proposal, sementara Iran melanjutkan perundingan lewat Qatar.
Presiden AS Donald Trump menolak proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam tujuh hari, sementara Menlu Iran Abbas Araghchi menegaskan Teheran siap jika perang kembali pecah dan harga minyak dunia naik akibat kebuntuan ini.
Menlu Iran Abbas Araghchi, Minggu (27/9/2026), menyatakan Teheran menunggu sikap resmi AS lewat mediator setelah Presiden Trump menolak proposal pembukaan Selat Hormuz secara terbuka.
IRGC memperingatkan AS bahwa serangan lanjutan akan dibalas dengan senjata baru dan target berbeda di Timur Tengah, Sabtu (26/9). Iran juga mengeklaim AS merencanakan operasi militer baru.
Utusan AS dan Iran dilaporkan mengkaji penyelesaian perang secara bertahap di sela Sidang Umum PBB: Hormuz dibuka, blokade dicabut. Pangkalan AS di delapan negara sebelumnya dilaporkan diserang Iran.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan di Sidang Umum PBB, New York, Rabu (23/9/2026), Iran tak akan tunduk pada AS, menuding Washington melakukan terorisme, dan menyoroti Selat Hormuz. Washington menolak visa sebagian rombongannya.
AS, Denmark, dan Greenland menandatangani kesepakatan di New York, Selasa (22/9), yang mengizinkan AS memperluas pangkalan di Pituffik serta membangun basis militer baru di Narsarsuaq dan Mestersvig.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan Iran terbuka pada negosiasi namun menolak tunduk pada tekanan AS dalam pidato di Sidang Umum PBB, Rabu (23/9). Delegasi AS dilaporkan meninggalkan ruangan saat ia mulai bicara.
Survei Reuters/Ipsos yang selesai Minggu (20/9) menunjukkan kepuasan publik AS terhadap Presiden Donald Trump turun ke 32 persen, terendah dalam karier politiknya. Pemicunya kekecewaan atas biaya hidup dan perang dengan Iran.