Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan pembangunan Kebun Raya Mangrove Jakarta di kawasan mangrove Jakarta Utara. Pemprov DKI akan segera mengajukan rencana itu ke pemerintah pusat, dengan target terwujud pada 2027. Pramono menyampaikannya di Jakarta Utara, Jumat (6/11/2026). Menurut VIVA, kawasan yang dimaksud adalah mangrove di Kamal Muara.
Rencana Kebun Raya Mangrove Jakarta
Menurut Pramono, total mangrove di Jakarta sekitar 600 hektare. Kawasan yang akan diajukan mencakup sekitar 50 hektare dengan kondisi yang disebutnya cukup baik, sehingga dinilai berpotensi dikembangkan menjadi kebun raya.
“Pemerintah DKI Jakarta segera mengajukan ke pemerintah pusat agar tempat itu dijadikan Kebun Raya Mangrove Jakarta”
— Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta
Menurut iNews, kebun raya ini diproyeksikan menjadi yang pertama di Jakarta. Selain melestarikan ekosistem mangrove, kawasan tersebut akan difungsikan sebagai tempat konservasi dan edukasi lingkungan bagi masyarakat, terutama pelajar.
“Jakarta belum punya kebun raya.”
— Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta
Koordinasi dengan BRIN dan pemerintah pusat
Pemprov DKI melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) akan lebih dulu berkoordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Menurut iNews, koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah pusat untuk membahas rencana tersebut.
Rincian anggaran, desain kawasan, dan jadwal tahapan pembangunan belum disampaikan. Tanggapan dari pemerintah pusat dan BRIN atas rencana ini belum diperoleh.
Manfaat bagi pelajar dan target 2027
Pramono menyatakan fasilitas di kawasan itu akan diperbaiki. Dengan begitu, murid yang ingin belajar tentang mangrove dan tanaman tidak perlu pergi jauh, cukup mendatangi kebun raya tersebut.
Ia berharap pengajuan hingga pengembangan kawasan dapat selesai pada 2027. Target itu dikaitkan dengan peringatan Jakarta yang genap berusia 500 tahun pada 2027, dan ia ingin kebun raya ini menjadi salah satu kado untuk momen tersebut.
“Kalau bisa di tahun depan ini sudah menjadi bisa kado buat Jakarta. Bahwa Jakarta punya kebun raya.”
— Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta
Apa artinya bagi warga dan pelajar
Bagi warga, khususnya pelajar di Jakarta, rencana ini diarahkan untuk menyediakan satu tempat belajar tentang mangrove dan tanaman di dalam kota. Rencana tersebut masih berupa pengajuan, sehingga jadwal pembukaan, tarif masuk, dan cara kunjungan belum disampaikan.
Apa selanjutnya
Pemprov DKI akan mengajukan rencana ini ke pemerintah pusat, sementara Distamhut akan lebih dulu berkoordinasi dengan BRIN. Pramono berharap seluruh prosesnya selesai pada 2027, tahun ketika Jakarta genap berusia 500 tahun.


