Tim DVI Polda Kalimantan Selatan mengidentifikasi lima korban meninggal Kapal Virgo Transport 8 pada Senin (12/10/2026). Total teridentifikasi 77 orang, lima jenazah lain masih menunggu hasil DNA.
Basarnas memperluas pencarian korban KM Virgo Transport 8 hingga Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Hingga Sabtu malam, 80 korban meninggal ditemukan dan 55 orang belum ditemukan.
Tim SAR menemukan dua korban lagi KM Virgo Transport 8 pada Jumat (2/10/2026) sehingga korban meninggal tercatat 80 orang dan 55 masih dicari. Nakhoda Arief Yunianto berstatus tersangka dan ditahan.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri menetapkan nakhoda KM Virgo Transport 8 sebagai tersangka dan menahannya, Rabu (30/9). Basarnas mencatat 78 korban meninggal dan 57 masih dicari pada hari ke-18 operasi SAR.
Basarnas mengungkap kemiringan KM Virgo Transport 8 terus berubah dan enam kendala menghambat penyelam mencari 71 korban yang masih hilang, sementara operasi SAR diperpanjang hingga 3 Oktober.
Basarnas mengerahkan dua kapal dari Palangka Raya ke pesisir Kalimantan Tengah untuk memperluas pencarian korban KM Virgo Transport 8. Hingga Rabu (23/9/2026), 28 korban meninggal dan 107 orang masih dicari.
Tim penyelam gabungan menembus kamar-kamar KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa dan menemukan banyak jasad terjebak, Selasa (22/9); identifikasi korban meninggal bertambah menjadi 14 dari 18 orang.