Tim DVI Polda Kalimantan Selatan hingga Selasa, 6 Oktober 2026, mengenali 69 dari 82 jenazah korban KM Virgo Transport 8 di Banjarmasin. Sebanyak 13 jenazah masih dalam proses identifikasi.
Basarnas memperluas pencarian korban KM Virgo Transport 8 hingga Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Hingga Sabtu malam, 80 korban meninggal ditemukan dan 55 orang belum ditemukan.
Tim SAR menemukan dua korban lagi KM Virgo Transport 8 pada Jumat (2/10/2026) sehingga korban meninggal tercatat 80 orang dan 55 masih dicari. Nakhoda Arief Yunianto berstatus tersangka dan ditahan.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri menetapkan nakhoda KM Virgo Transport 8 sebagai tersangka dan menahannya, Rabu (30/9). Basarnas mencatat 78 korban meninggal dan 57 masih dicari pada hari ke-18 operasi SAR.
Tim SAR menemukan lima jenazah baru di badan KM Virgo Transport 8 pada hari ke-16 pencarian, Senin (28/9/2026); data manifes kini mencatat 71 orang meninggal dan 64 orang masih dicari di Laut Jawa.
Data terbaru yang dilaporkan VIVA Senin (28/9/2026) malam mencatat 71 korban KM Virgo Transport 8 meninggal dan 64 orang masih dicari, sementara 41 dari 70 jenazah telah teridentifikasi tim DVI.
Basarnas mengungkap kemiringan KM Virgo Transport 8 terus berubah dan enam kendala menghambat penyelam mencari 71 korban yang masih hilang, sementara operasi SAR diperpanjang hingga 3 Oktober.
Basarnas mengerahkan dua kapal dari Palangka Raya ke pesisir Kalimantan Tengah untuk memperluas pencarian korban KM Virgo Transport 8. Hingga Rabu (23/9/2026), 28 korban meninggal dan 107 orang masih dicari.
Tim penyelam gabungan menembus kamar-kamar KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa dan menemukan banyak jasad terjebak, Selasa (22/9); identifikasi korban meninggal bertambah menjadi 14 dari 18 orang.