Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, setelah hilang kontak pada Minggu (13/9/2026) dini hari saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) mencatat hingga Senin (21/9) malam sebanyak 15 penumpang meninggal dunia, sementara 120 orang dari total 243 nama dalam manifest kapal masih belum ditemukan.
Kronologi Hilang Kontak dan Kapal Ditemukan Terbalik
KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9) dan dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA. Kapal itu diduga kehilangan kontak akibat cuaca buruk, dan pada hari yang sama tim pencari menemukannya dalam kondisi terbalik di perairan Laut Jawa.
Pencarian Diperkuat Puluhan Penyelam Tambahan
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan Basarnas menerjunkan 22 penyelam tambahan yang diberangkatkan lebih dulu menuju Banjarmasin menggunakan KRI Nala, sebelum bergabung dengan tim di lokasi operasi pencarian. Dengan tambahan itu, jumlah tim penyelam di lapangan menjadi sekitar 34 orang.
“Besok (hari ini) KRI Nala akan bergabung kembali setelah selesai melaksanakan bekal ulang di Surabaya, kembali kemungkinan jam 6 atau jam 7 sudah ada di daerah operasi.”
— I Putu Sudayana, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin
Sudayana menyebut BMKG memprediksi gelombang laut relatif rendah pada hari ini sehingga proses pencarian korban yang diduga masih berada di dalam badan kapal diharapkan bisa berjalan lebih maksimal.
Jasad Korban Ditemukan di Seruyan dan di Dalam Bangkai Kapal
Selain pencarian bawah laut, dua jasad ditemukan terdampar di perairan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, pada Minggu (20/9), tepatnya pukul 17.26 dan 17.29 WITA. Keduanya ditemukan mengenakan pelampung keselamatan yang bertuliskan identitas kapal, tidak jauh dari lokasi penemuan lima rakit penyelamat (life raft).
“Kalau dari life jacket yang digunakan, kita pastikan itu memang penumpang KM Virgo Transport 8.”
— I Putu Sudayana, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin
Sudayana menjelaskan identitas dan jenis kelamin kedua korban belum bisa dipastikan karena kondisi jasad yang sudah tidak memungkinkan dikenali secara langsung. Kedua jasad dievakuasi menuju RS Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Di sisi lain, penyelam dari Basarnas Special Group menemukan tiga jasad lain di dalam bangkai KM Virgo Transport 8 yang berada di dasar Laut Jawa pada Senin (21/9), masing-masing pada pukul 09.04, 09.13, dan 14.24 WITA. Secara keseluruhan, lima jasad ditemukan dalam rangkaian operasi pencarian Minggu hingga Senin.
DPR Soroti Kejanggalan Manifest Penumpang
Insiden ini mendorong Komisi V DPR RI berencana membentuk Panitia Kerja (Panja) khusus kecelakaan kapal laut. Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Lasarus, menyoroti lemahnya pengawasan transportasi laut yang terungkap dari ketidaksesuaian data manifest dengan jumlah penumpang sebenarnya.
“Menurut saya memang sistem pengawasannya yang perlu kita evaluasi. Ini kejadian berulang dalam tenggang waktu yang sangat pendek, dan hal yang paling mendasar sekalipun masih ditemukan ketidakcocokan manifest.”
— Lasarus, Ketua Komisi V DPR RI
Lasarus mengungkapkan informasi yang diterimanya menunjukkan ada 22 orang yang selamat namun namanya tidak tercantum dalam manifest kapal. Ia juga menyebut ada istri salah seorang korban yang memegang tiket suaminya, sementara nama suaminya tersebut tidak tercantum dalam daftar penumpang yang berangkat, padahal suaminya memang ikut berlayar.
Menurut Lasarus, persoalan ini perlu ditelusuri secara menyeluruh untuk mengetahui apakah penyebabnya terletak pada regulasi, tata kelola pelabuhan, sistem pengawasan, atau sumber daya manusia, termasuk pelaksanaan standar operasional prosedur oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) sebelum kapal diizinkan berlayar. Ia menambahkan, rencana pembentukan Panja masih memerlukan persetujuan dari unsur fraksi dan pimpinan DPR.


