Ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, menjuarai Hylo Open 2026 di Saarlandhalle, Saarbruecken, Jerman. Di final, mereka menang dua gim langsung 21-18, 21-19 atas pasangan Taiwan Hsu Yin-hui/Lin Jhih-yun, unggulan pertama turnamen.

Menurut ANTARA, kemenangan itu membuat tim bulu tangkis Indonesia pulang dengan satu gelar. Di sektor lain, wakil Indonesia tumbang.

Jalannya final Hylo Open 2026

Di gim pertama, Tiwi/Fadia lebih dulu unggul, tetapi lawan menyusul dan berbalik memimpin. CNN Indonesia mencatat Tiwi/Fadia sempat tertinggal 6-8, menyamakan skor 9-9, lalu kembali tertinggal 9-11 saat interval. Setelah itu mereka menyamakan 12-12 dan berbalik unggul 14-12.

Tribunnews memberi gambaran berbeda soal bagian awal gim ini. Menurut media tersebut, Tiwi/Fadia sempat unggul 5-1 sebelum Hsu/Lin membalikkan keadaan menjadi 8-6. Dari posisi tertinggal 9-12, Tiwi/Fadia mencetak enam poin beruntun hingga memimpin 15-12. ANTARA juga menulis skor 15-12 pada fase ini. Gim ditutup dengan skor 21-18.

Gim kedua berlangsung lebih ketat. Menurut CNN Indonesia, Tiwi/Fadia sempat unggul 2-0, kemudian mengejar ketertinggalan dan masih berada di belakang pada poin-poin akhir. Dari 16-18, mereka meraih tiga poin beruntun hingga berbalik unggul 19-18. Skor kemudian menjadi 19-19, lalu mereka mengamankan dua poin krusial untuk menang 21-19.

Baca jugaJonatan Christie Kalah dari Lakshya Sen di Final Hylo Open 2026, Bawa Pulang Medali Perak

Gelar kedua tahun ini dan rekor pertemuan

Tribunnews menyebut ini gelar internasional kedua bagi pasangan yang baru dipasangkan pada 2026. Sebelumnya, mereka juara di Thailand. Tiwi/Fadia juga pernah mengalahkan Hsu/Lin di German Open 2026, sehingga catatan pertemuan kedua pasangan menguntungkan wakil Indonesia.

Dari sisi peringkat, CNN Indonesia mencatat Tiwi/Fadia berada di peringkat 12 dunia, sedangkan Hsu/Lin peringkat 7. Tribunnews menyebut Tiwi/Fadia unggulan kelima, sementara Hsu/Lin datang sebagai unggulan teratas. Artinya, pasangan Indonesia menang atas lawan yang berada di atas mereka.

Jonatan runner-up di tunggal putra

Sebelum final ganda putri, Jonatan Christie kalah dari tunggal India Lakshya Sen di final tunggal putra, 17-21, 10-21. CNN Indonesia menyebut hasil itu membuat Jonatan gagal mempertahankan gelar Hylo Open yang ia pegang.

ANTARA mencatat, di luar ganda putri, empat sektor lain (termasuk tunggal putra lewat Jonatan) tidak berhasil meraih gelar. Karena itu, kemenangan Tiwi/Fadia menjadi satu-satunya trofi yang dibawa pulang tim bulu tangkis Indonesia dari Jerman.

Catatan waktu pertandingan

Soal waktu final, sumber berbeda. Tribunnews menulis laga berlangsung Minggu (1/11/2026) malam WIB, sedangkan ANTARA menyebut Senin pagi WIB. CNN Indonesia mencatat tanggal pertandingan Minggu (1/11).