Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan ada 15 konser besar yang telah mengajukan permohonan untuk digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara. Pernyataan itu ia sampaikan saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat pada Jumat (30/10).

“Sudah ada 15 konser besar yang mengajukan diadakan di JIS”

— Pramono Anung Wibowo, Gubernur DKI Jakarta

Informasi ini dilaporkan JPNN dengan mengutip ANTARA, dan kembali dimuat dalam rangkuman berita DKI Jakarta edisi Sabtu pagi oleh ANTARA.

Transportasi jadi alasan JIS dilirik penyelenggara

Menurut Pramono, JIS kini banyak dilirik penyelenggara acara karena persoalan transportasi sudah jauh lebih baik. Dengan begitu, penonton konser disebut lebih mudah menuju lokasi acara.

Ia menyebut JIS kini terhubung dengan kawasan Ancol, sehingga penonton dapat memarkir kendaraan di sana. Layanan KRL juga sudah tersedia untuk menjangkau stadion tersebut.

Pramono mengakui bahwa urusan transportasi sebelumnya menjadi kendala karena kemacetan. Menurut dia, hambatan itu mulai teratasi setelah dilakukan perbaikan akses.

“Problem transportasinya yang dulu menjadi handicap kemacetan, setelah dilakukan perbaikan, dihubungkan dengan Ancol, kemudian juga KRL ada, dan sebentar lagi peron untuk KRL di JIS kita bangun satu sisi lagi menjadi dua sisi”

— Pramono Anung Wibowo, Gubernur DKI Jakarta

Dengan rencana itu, peron KRL di JIS akan ditambah satu sisi lagi sehingga menjadi dua sisi. Belum dijelaskan kapan pembangunan peron tersebut rampung.

Baca jugaPramono Anung Tegaskan Tiket Ancol Tak Gratis untuk Semua, Tiket Masuk Gratis bagi Penerima KJP dan KJMU

Tawaran hak penamaan stadion

Selain soal rencana konser, Pramono mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan telah mengajukan penawaran untuk memperoleh hak penamaan atau naming rights di JIS. Ia belum merinci nama perusahaan maupun nilai penawaran tersebut.

Pramono juga belum menjelaskan siapa saja penyelenggara atau artis dari 15 konser itu, kapan jadwal pelaksanaannya, dan apakah seluruh permohonan akan disetujui.

Agenda lain Gubernur DKI

Pada hari yang sama, Pramono mengatakan akan mulai menggelar rapat di seluruh kecamatan di Jakarta pada November 2026. Ia ingin menggali langsung persoalan di lapangan dan hal-hal yang perlu diputuskan.

“Karena saya meyakini dengan cara ini, agar saya sebagai gubernur tidak hanya mendapatkan laporan yang baik-baik saja”

— Pramono Anung Wibowo, Gubernur DKI Jakarta

Dalam rangkuman yang sama, ANTARA juga melaporkan bahwa Pramono memberi apresiasi kepada 10 lurah finalis Benyamin Sueb Award 2026 berupa kesempatan belajar ke luar negeri. Tujuannya agar para lurah memperluas wawasan tentang pengelolaan wilayah di negara lain.

Jakarta juga ditetapkan sebagai tuan rumah World Cities Culture Summit 2027. Penetapan itu diumumkan pendiri World Cities Culture Forum, Justine Simons OBE, dalam upacara penutupan pertemuan 2026 di Tokyo, Jepang, pada Jumat.