Menteri Keuangan Suahasil Nazara pada Jumat 23 Oktober 2026 melantik lima pejabat eselon I Kemenkeu. Astera Primanto Bhakti menjadi Sekretaris Jenderal, menggantikan Robert Leonard Marbun.

Pelantikan ini mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 141/TPA Tahun 2026, yang mengatur pemberhentian dan pengangkatan pejabat pimpinan tinggi madya di Kemenkeu.

Daftar pejabat yang dilantik

Menurut CNN Indonesia, Astera sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Perbendaharaan. Posisi itu kini diisi Tri Budhianto, sehingga pergantian di kursi Sekjen diikuti pergeseran di salah satu direktorat jenderal.

Nufransa Wira Sakti dilantik sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan. Ia sebelumnya menjabat pelaksana tugas, sehingga kini berstatus definitif. Menurut CNN Indonesia, pendahulunya, Askolani, tak lagi menjabat di posisi itu sejak 1 Juli 2026.

Dua pejabat lain dilantik sebagai staf ahli menteri. Neilmaldrin Noor menjadi Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak, dan Hidayat Amir menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional.

Latar belakang Sekjen sebelumnya

Robert Leonard Marbun dilantik sebagai Sekjen Kemenkeu oleh Menteri Keuangan periode 2025–2026 Purbaya Yudhi Sadewa pada 27 Maret 2026, menurut CNN Indonesia. Sumber yang ada tidak menyebut alasan pergantian tersebut, dan belum ada keterangan dari Robert terkait pelantikan ini.

Okezone dan CNN Indonesia sama-sama melaporkan pelantikan tersebut, dengan penekanan berbeda. Okezone lebih banyak memuat arahan menteri kepada pejabat baru, sedangkan CNN Indonesia menyoroti siapa menggantikan siapa serta riwayat jabatan sebelumnya.

Baca jugaSuahasil Nazara Pastikan Gaji PNS, TNI, dan Polri Tetap Ditransfer ke Rekening, Bukan Lewat Kopdes

Pesan Menkeu kepada pejabat baru

Dalam sambutannya, Suahasil meminta jajaran baru membangun kepemimpinan yang dekat dengan pegawai dan memperkuat kolaborasi lintas unit kerja. Ia juga menghargai pengalaman panjang para pejabat tersebut, termasuk yang pernah berpindah antarunit.

“Pejabat-pejabat yang merupakan pejabat yang telah memiliki pengalaman yang sangat-sangat panjang di Kementerian Keuangan.”

— Suahasil Nazara, Menteri Keuangan

Menurut Suahasil, rekam jejak lintas unit penting bagi organisasi sebesar Kemenkeu. Pengalaman itu dinilai menumbuhkan pemahaman utuh untuk mencari titik temu antarinstansi, sehingga pejabat di satu unit memahami pekerjaan unit lain.

“Bahkan beberapa kita bisa lihat memiliki track record antar unit telah pindah dari satu unit ke unit yang lain, ini adalah track record yang baik”

— Suahasil Nazara, Menteri Keuangan

Suahasil menegaskan, tidak ada tugas Kemenkeu yang bisa diselesaikan satu unit eselon I secara terpisah. Para pejabat diminta bekerja sama dengan seluruh unit eselon I lainnya.

“Tidak ada tanggung jawab Kementerian Keuangan yang dapat dikerjakan hanya oleh kotak yang Anda isi sendiri.”

— Suahasil Nazara, Menteri Keuangan

Yang belum dijelaskan

Kedua sumber tidak memuat penjelasan resmi mengenai pertimbangan penggantian Sekjen sebelumnya. Informasi yang tersedia terbatas pada daftar pejabat, dasar hukum pelantikan, dan arahan menteri saat acara berlangsung.