Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie menyebut PMDN hampir Rp2.000 triliun selama dua tahun awal pemerintahan Prabowo, saat taklimat presiden di Hambalang, Bogor, Sabtu (31/10/2026). Angka itu klaim Kadin.
Hashim Djojohadikusumo di Rapimnas Kadin, Jakarta, 29 Oktober 2026, menyebut narasi 'Indonesia gelap' karena beban utang adalah bohong dan menyatakan rasio utang sekitar 40%-41% dari PDB.
Gubernur BI Destry Damayanti menilai dampak proposal MSCI ke pasar saham Indonesia bersifat jangka pendek, sementara Hashim Djojohadikusumo mengingatkan potensi dolar AS menembus Rp22.000.