Timnas Indonesia U-15 berada di puncak klasemen Grup G FIFA U-15 World Cup & Festival 2026 dengan 3 poin. Posisi itu diraih setelah Garuda Muda menang 7-1 atas Fiji pada laga pertama, Sabtu (24/10), di Hovsan, Azerbaijan.
Menurut detikSulsel, poin Indonesia sama dengan Portugal di urutan kedua, tetapi Indonesia unggul selisih gol. Indonesia disebut harus menang di laga berikutnya untuk mengamankan posisi puncak.
Klasemen Grup G setelah laga pertama
Di laga pertamanya, Portugal hanya menang 1-0 atas Burundi. Sementara itu, Wales dan Bangladesh berbagi angka setelah bermain tanpa gol, menurut detikSulsel.
Indonesia dijadwalkan bertemu Wales dan Bangladesh pada Minggu (25/10). Pelatih Furqon Alkatiri dan pasukannya, menurut detikSulsel, harus menang untuk menjaga posisi di puncak klasemen.
Jalannya laga melawan Fiji
Menurut laman resmi FIFA yang dikutip Republika dan ANTARA, Muhammad Hariri dan Dicky Marani masing-masing mencetak dua gol. Tiga gol lain datang dari Rendra Maulana, Nazar Alfiansyah, dan gol bunuh diri pemain Fiji.
Fiji sempat menyamakan skor 1-1 lewat Ryan Swami pada menit ke-11. Di babak kedua, Dicky unggul pada menit ke-21, disusul sundulan Hariri pada menit ke-26 dan gol bunuh diri bek Fiji pada menit ke-28.
Hariri menambah gol pada menit ke-34, Dicky menyusul empat menit kemudian, dan Rendra menutup skor 7-1 pada menit ke-40.
Gol pembuka: dua detik atau menit pertama
CNN Indonesia melaporkan gol pembuka dicetak Nazar Alfiansyah lewat tendangan langsung setelah menerima operan kickoff. Saat bola masuk, layar pertandingan baru menunjukkan angka dua detik.
Menurut CNN Indonesia, jika dihitung manual, gol itu terjadi pada detik 3,58 setelah wasit meniup peluit. Media itu menyebut gol tersebut yang tercepat bagi pemain Indonesia di laga resmi dan berpotensi masuk jajaran gol tercepat dunia.
Republika dan ANTARA menyebut gol pembuka terjadi saat laga baru berjalan satu menit, dengan tembakan dari tengah lapangan yang membentur tiang kanan sebelum masuk. Keterangan waktu itu berbeda dengan laporan CNN Indonesia yang menyebut dua detik, dan sumber yang tersedia tidak menjelaskan selisihnya.
Format turnamen
Menurut detikSulsel, turnamen ini kompetisi baru yang terbuka bagi asosiasi anggota FIFA dan dirancang memperluas kesempatan pemain muda bertanding di level internasional. Pertandingan memakai format delapan lawan delapan dengan dua babak masing-masing 20 menit.
Peserta adalah pemain kelahiran 2011 atau 2012, dengan 14 pemain di setiap tim. Laporan menulis nama pemain Fiji pencetak gol bunuh diri dengan ejaan berbeda, yakni Jasson Prassad dan Jason Prasad.



