Timnas U-15 Indonesia mengakhiri fase grup Piala Dunia U-15 dan Festival FIFA 2026 di posisi ketiga Grup G dengan tujuh poin. Posisi itu dipastikan setelah Garuda Muda menang 6-1 atas Burundi pada laga terakhir di Azerbaijan, Senin (26/10), menurut CNN Indonesia.

Dari lima pertandingan, tim asuhan Furqon Alkatiri meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Indonesia berada di bawah Wales dan Portugal pada klasemen akhir.

Klasemen akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026

Wales menempati puncak klasemen dengan 13 poin, sedangkan Portugal finis kedua dengan 12 poin. Indonesia ketiga dengan tujuh poin.

Burundi persis di bawah Indonesia dengan enam poin. Bangladesh di posisi kelima, sementara Fiji menjadi juru kunci tanpa poin.

  1. Wales: 13 poin
  2. Portugal: 12 poin
  3. Indonesia: 7 poin
  4. Burundi: 6 poin
  5. Bangladesh: 5 poin
  6. Fiji: 0 poin

Kemenangan 6-1 atas Burundi di laga terakhir

Laga digelar di Hovsan Competition Complex, Pitch 4B. Muhammad Hariri mencetak dua gol. Gol lain datang dari Rendra Maulana, Reganatha Harfi, dan Muhammad Nazar, ditambah satu gol bunuh diri pemain Burundi, menurut CNN Indonesia.

Menurut laporan CNN Indonesia, Republika, dan ANTARA, Hariri membuka skor pada menit kedua lewat aksi individu, lalu Rendra menggandakan keunggulan pada menit ke-10 dari umpan Lyonel Musaling. Skor 2-0 bertahan hingga jeda babak.

Pada babak kedua, Burundi meningkatkan serangan dan beberapa kali masuk ke area pertahanan Indonesia, tetapi upaya itu digagalkan barisan belakang. Republika menilai lini belakang Garuda Muda tampil disiplin.

Burundi memperkecil skor menjadi 1-2 pada menit ke-28 lewat tembakan pemain bernomor punggung 10 dari area tengah lapangan. Hariri membalas dengan menyambar bola yang sebelumnya membentur tiang setelah sepakan Rendra, sehingga Indonesia unggul 3-1.

Reganatha Harfi kemudian menambah gol lewat sepakan jarak jauh, disusul Muhammad Nazar untuk membawa Indonesia unggul 5-1. CNN Indonesia menyebut salah satu gol Indonesia berasal dari gol bunuh diri pemain Burundi, sementara laporan Republika dan ANTARA menyebut gol keenam lahir dari kesalahan koordinasi di lini belakang Burundi.

Latar belakang: bangkit setelah kalah dari Portugal

Pada hari yang sama, Indonesia lebih dulu kalah 1-2 dari Portugal, sebagaimana dikutip ANTARA dari laman resmi FIFA. Kemenangan atas Burundi disebut sebagai respons positif tim setelah hasil tersebut.

Republika dan ANTARA menyebut kemenangan besar itu sebagai modal positif bagi Timnas U-15 untuk melanjutkan kiprah di turnamen. Turnamen ini memakai format delapan lawan delapan (8v8) dengan dua babak, masing-masing 20 menit.

Sumber yang tersedia tidak memuat keterangan soal kelanjutan turnamen bagi Indonesia setelah fase grup. Informasi itu akan ditambahkan bila sudah dirilis secara resmi.