Tim bulu tangkis beregu putri Indonesia unggul 1-0 atas Taiwan pada perempat final Asian Games ke-20 Aichi-Nagoya 2026 setelah Putri Kusuma Wardani menang atas Lin Hsiang Ti di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Selasa (22/9). Kemenangan ini menjadi pembuka bagi kontingen Indonesia yang menurunkan atlet pada 17 cabang olahraga sepanjang hari itu.
Pertarungan Ketat Putri KW
Putri Kusuma Wardani harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan atas wakil Taiwan tersebut. Ia menutup laga dengan skor 21-16, 20-22, dan 21-15 setelah melalui duel tiga gim yang berlangsung ketat. Pada gim pertama, Putri mengamankan kemenangan dengan skor 21-16 dalam waktu 24 menit, sebelum kalah tipis 20-22 di gim kedua. Ia baru bisa memastikan kemenangan setelah menguasai gim penentuan dengan skor 21-15.
Kemenangan tersebut membawa Indonesia unggul 1-0 dari lima partai yang dipertandingkan. Laga berlanjut ke partai kedua yang mempertemukan Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum dengan Hsieh Pei Shan/Lin Jhih Yun, disusul partai ketiga antara Thalita Ramadhani Wiryawan dan Chiu Pin Chian. Jika laga belum selesai, pertandingan berlanjut ke partai keempat antara Febriana Dwipuji Kusuma/Siti Fadia Silva Ramadhanti melawan Hsu Yin Hui/Hu Ling Fang, hingga partai kelima yang mempertemukan Mutiara Ayu Puspitasari dengan Huang Yu Hsun bila diperlukan. Apabila Indonesia menang atas Taiwan, tim putri akan melaju ke semifinal menghadapi pemenang laga antara China dan Thailand.
Jadwal Padat 17 Cabang Olahraga
Selain bulu tangkis putri, tim putra Indonesia yang diperkuat Fajar Alfian dan kawan-kawan turut berlaga di perempat final melawan Malaysia pada hari yang sama. Di Cluster Aichi, atlet Indonesia turun pula di sejumlah cabang lain, antara lain balap sepeda, tenis, wushu, tenis meja, tinju, karate, senam artistik, sepak takraw, bola voli, voli pantai, anggar, serta menembak.
Pada wushu, Ahmad Ghozali Fuaiz dan Terrence Tjahyadi tampil di nomor nanquan dan nangun, sementara Tharisa Dea Florentina, Thania Kusumaningtyas, Fereddy Sinaga, Bintang Reindra Nada Guitara, Samuel Marbun, dan Jumanta bertanding di nomor sanda. Dari tenis, Allif Nafiah, Tio Juliandi Hutauruk, Muhammad Reza Falevi, dan Siti Nur Arasy menjalani fase grup tunggal putra dan putri.
Di cabang menembak, Fathur Gustafian dan Dominique Rachmawati Karini mengikuti nomor mixed team 10m air rifle, sedangkan Woli Hamsan dan Yemima Natalia Sinaga bertanding di kualifikasi skeet. Anggar menampilkan Aldo Pratama Arjoni pada nomor men's foil individual serta Fadilah Aprilia Budifirdausi di women's épée individual. Sementara itu, Cok Istri Agung Sanistyarani berlaga di babak 16 besar karate nomor kumite -55 kilogram putri melawan India, tim voli putri Indonesia berebut posisi kelima melawan Chinese Taipei, dan tim sepak takraw putri menghadapi Jepang di Grup A.
Di Cluster Tokyo, Indonesia tampil pada cabang berkuda dan renang. Nomor eventing yang meliputi dressage dan cross country diikuti empat wakil Indonesia, yakni Marcho Alexandro, Muhamad Zaki, Fergi Tri Nur Fajar, serta Steven Menayang. Dari renang, Nadia Aisha Nurazmi turun di nomor 100 meter gaya bebas putri, Adelia Chantika Aulia di 200 meter gaya punggung putri, serta kuartet Jason Donovan Yusuf, Joe Aditya Wijaya Kurniawan, Arya Adrean Putra Haryono, dan Kevin Erlangga Prayitno di estafet 4x100 meter gaya ganti putra.
China Kokoh di Puncak Klasemen
Hingga Selasa pagi WIB, China memimpin klasemen perolehan medali dengan 23 emas, 10 perak, dan 5 perunggu, disusul tuan rumah Jepang dengan 8 emas, 12 perak, dan 12 perunggu. Indonesia berada di posisi ke-13. China dan Jepang tercatat menjadi juara umum Asian Games sejak edisi pertama pada 1951, dengan China sebelas kali dan Jepang delapan kali menjadi juara umum hingga edisi ke-19 di Hangzhou pada 2022.
China juga mendominasi cabang renang dengan merebut sebelas dari 41 emas yang diperebutkan. Dua di antaranya dipersembahkan perenang berusia 13 tahun, Yu Zidi.
“Saya merasa jauh lebih bahagia memenangi medali emas kedua ini dibandingkan yang pertama”
— Yu Zidi, perenang China
Apa Selanjutnya
Hasil dari rangkaian partai bulu tangkis beregu putri lawan Taiwan akan menentukan langkah Indonesia ke semifinal Asian Games 2026. Sementara itu, kontingen Indonesia masih memiliki peluang menambah pundi medali dari cabang-cabang lain yang dipertandingkan sepanjang Selasa (22/9), mulai dari wushu, menembak, anggar, hingga renang di Cluster Tokyo.


