DPR RI dan pemerintah menegaskan kesepakatan menaikkan status PPPK paruh waktu lintas profesi menjadi PPPK penuh waktu, dilaksanakan bertahap mulai 1 Januari 2027. Pegawai yang sudah penuh waktu juga diberi kesempatan mengikuti seleksi CPNS 2027. Kesepakatan itu diumumkan seusai rapat finalisasi di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memaparkan rincian keputusan, sedangkan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan latar pembahasannya. Di Pekanbaru, Wali Kota Agung Nugroho menyatakan Pemkot segera menyiapkan pengusulan nama pegawai.
Kesepakatan DPR dan pemerintah soal PPPK penuh waktu
Menurut VIVA, Dasco menyebut pembahasan ini berangkat dari aspirasi yang masuk ke DPR terkait nasib kepegawaian guru, tenaga kesehatan, tenaga teknis, dan tenaga pelaksana. Setiap aspirasi dibahas satu per satu bersama pemerintah, termasuk permintaan agar mereka dapat ikut seleksi menjadi pegawai negeri sipil.
Prasetyo menyampaikan bahwa kenaikan status itu kini berlaku untuk banyak profesi. Ia menyebut guru, dosen, petugas damkar, personel Satpol PP, tenaga kesehatan dan medis, serta tenaga teknis dan pelaksana. Pertemuan hari itu menjadi tahap akhir dari kesepakatan DPR dan pemerintah pada Agustus, yang awalnya hanya menyangkut guru PPPK paruh waktu untuk 2027.
“Setelah beberapa kali kita melakukan perhitungan, maka hari ini kita memutuskan PPPK paruh waktu akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu yang mencakup lintas profesi”
— Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara
“Komitmen DPR untuk terus menampung aspirasi dan bekerja bersama pemerintah dalam menyelesaikan persoalan masyarakat”
— Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI
Apa artinya bagi pegawai dan guru
VIVA memaparkan perbedaan dua status itu. Pegawai paruh waktu bekerja dengan jam yang lebih pendek dan upahnya bergantung pada anggaran yang tersedia. Pegawai penuh waktu bekerja dengan jam normal, dengan hak, kewajiban, dan gaji mengikuti aturan ASN menurut golongan.
Menurut Prasetyo, status lintas profesi yang naik menjadi penuh waktu membuat mereka diberi kesempatan yang sama untuk ikut tes CPNS pada 2027, tidak hanya tenaga pengajar. VIVA melaporkan pemerintah masih mempertimbangkan pengaturan khusus syarat usia untuk bidang tertentu.
Baca jugaMensesneg Prasetyo Hadi: Rekrutmen CPNS 2026 Dibuka November, Batas Usia Pelamar Akan Diatur Ulang
Rapat yang sama juga menyepakati perpanjangan kontrak bagi dua kelompok guru non-ASN yang masa kerjanya habis Desember 2026: guru sekolah negeri yang tercatat di Dapodik dan guru di bawah Kementerian Agama. VIVA menyebut tenaga kesehatan dan medis mendapat perlakuan serupa.
CNN Indonesia menyebut jumlahnya 172.323 guru non-ASN di sekolah negeri dan 2.482 guru di bawah Kementerian Agama. VIVA juga melaporkan pemerintah merencanakan pembukaan pendaftaran CPNS pada November 2026 dengan memperhatikan kemampuan fiskal.
Pemkot Pekanbaru siapkan pengusulan
Agung menyambut keputusan pusat sebagai kabar baik dan harapan bagi pegawai. Ia berterima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto.
“Alhamdulillah, saya mewakili teman-teman PPPK di Pekanbaru sangat berterima kasih, terutama kepada Bapak Presiden Prabowo yang peduli dengan nasib pegawai kita”
— Agung Nugroho, Wali Kota Pekanbaru
Agung memastikan pengusulan dilakukan sesuai ketentuan. Ia berharap prosesnya lancar sehingga seluruh PPPK paruh waktu yang diusulkan sudah berstatus penuh waktu pada Januari mendatang. Menurutnya, kepastian status diharapkan mendorong kinerja aparatur dan memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.
Yang belum dijelaskan
Sumber yang tersedia belum memuat jumlah PPPK paruh waktu yang naik status, kebutuhan anggaran, tahapan rinci pelaksanaan, maupun aturan teknis pengangkatan secara nasional. Jumlah PPPK paruh waktu di Pekanbaru dan tenggat pengusulan juga belum disebutkan.



