PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Celukan Bawang terus mematangkan Dermaga 3 Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, Bali, sebagai jalur alternatif penyeberangan saat libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Menurut Pelindo, progres persiapan kini mencapai 88 persen.

General Manager Pelindo Pelabuhan Celukan Bawang, Jumhari Nasrun, menyampaikan hal itu pada Jumat (30/10/2026). Ia optimistis dermaga tersebut dapat digunakan pada pekan kedua November 2026.

Pekerjaan di Dermaga 3 Celukan Bawang

Pekerjaan yang dilakukan mencakup pemadatan atau pengerasan jalan akses, pemasangan lampu penerangan, dan rambu-rambu, serta fasilitas pendukung lain. Fasilitas tempat tunggu penumpang (shelter) di Dermaga 3 disebut sudah tersedia dan dapat mendukung pelayanan penumpang saat dermaga mulai beroperasi.

Menurut keterangan Jumhari pada 30 Oktober, pekerjaan jalan saat ini menunggu proses pengerasan beton yang butuh sekitar dua hingga tiga pekan. Karena itu, ia memproyeksikan dermaga siap digunakan pada pekan kedua November.

“Kami tetap optimistis pada minggu kedua November sudah bisa digunakan. Pekerjaan jalan sekarang memang menunggu waktu pengerasan beton.”

— Jumhari Nasrun, General Manager Pelindo Pelabuhan Celukan Bawang

Keterangan sehari sebelumnya, Kamis (29/10/2026), yang dimuat Kompas Denpasar sedikit berbeda. Saat itu Jumhari menyebut progres 80 persen, material pengerasan jalan butuh sekitar 15–28 hari, dan seluruh pekerjaan diperkirakan rampung paling lambat awal November. Dermaga ketika itu diharapkan siap pada pekan pertama atau kedua November, dengan pemeriksaan akhir (mutual check) 100 persen ditargetkan pada akhir Oktober.

Rute dan golongan kendaraan

Kepada Kompas Denpasar, Jumhari menyebut Pelindo merencanakan Dermaga 3 melayani kapal roro dari Jangkar di Situbondo, Jawa Timur, menuju Celukan Bawang di Kecamatan Gerokgak. Namun rute ini belum ditetapkan pemerintah pusat, yang menurut Jumhari masih membahas rute penyeberangan.

Dermaga 3 disiapkan untuk kendaraan golongan V, yang umumnya mobil pribadi, dengan kapasitas sekitar 12 ton. Dermaga 2 belum disiapkan untuk rute alternatif karena sudah memiliki jadwal untuk kapal pesiar dan kapal pengangkut barang umum, sehingga Dermaga 3 menjadi prioritas untuk sementara.

Baca jugaASDP Bebaskan 100 Persen Tarif Jasa Kepelabuhanan Penyeberangan Selama Libur Nataru 2026/2027

Koordinasi dengan pemerintah pusat

Pelindo berkoordinasi satu hingga dua kali sepekan dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, serta ASDP. Pembahasan meliputi pemetaan kendala hingga kesiapan operasional Dermaga 3.

Jumhari mengatakan keputusan soal kapal yang beroperasi, rute, dan jenis kendaraan yang dilayani masih dalam pembahasan pemerintah pusat. Karena itu, kapasitas angkut penumpang dan kendaraan per perjalanan belum dapat dipastikan, sebab bergantung pada jenis kapal yang dioperasikan.

Pelindo, kata Jumhari, sudah melakukan beberapa simulasi dengan model kapal yang dapat mengangkut kendaraan golongan V. Jenis kendaraan yang akhirnya dilayani tetap menyesuaikan ketentuan operasional dan kapal yang ditetapkan.

Apa selanjutnya

Tahap berikutnya adalah menuntaskan pengerasan jalan akses. Dengan mengacu keterangan terbaru 30 Oktober, Pelindo menargetkan dermaga dapat digunakan pada pekan kedua November 2026, sedangkan perkiraan “awal November” berasal dari keterangan 29 Oktober.

Kepastian soal kapal, rute, dan golongan kendaraan menunggu keputusan pemerintah pusat. Informasi tersebut menentukan layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat pada masa libur Nataru.