Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu (1/11/2026). Prakiraan per kota di Jabodetabek menunjukkan hujan ringan dengan langit didominasi awan, meski Banten dan Jawa Barat masuk daftar Waspada tingkat provinsi.
Prakiraan hujan sedang hingga lebat di 24 wilayah
Menurut CNN Indonesia yang mengutip BMKG, peringatan dini cuaca berlaku untuk periode 31 Oktober hingga 2 November 2026. Untuk Minggu, sebanyak 24 wilayah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat dan berstatus Waspada.
Di antara wilayah itu adalah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Tidak ada wilayah yang masuk kategori Siaga (hujan lebat hingga sangat lebat) ataupun Awas (hujan sangat lebat hingga ekstrem). BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk Nusa Tenggara Timur dan Papua Pegunungan.
Cuaca Jabodetabek: berawan, hujan ringan
Okezone melaporkan, BMKG memprakirakan Jabodetabek pada Minggu berkisar cerah berawan hingga berawan tebal. Pada pagi hari, hujan ringan masih berpotensi turun di sebagian Kepulauan Seribu.
Dari siang hingga sore, hujan ringan berpotensi mengguyur Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Wilayah lain yang disebut adalah Kota dan Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Depok, serta Kota dan Kabupaten Bogor.
Prakiraan khusus Jakarta dari ANTARA, yang mengutip laman Instagram @infombkg, sedikit berbeda dalam perinciannya. Menurut laporan itu, sebagian besar Jakarta cerah atau cerah berawan pada pagi hari. Hujan ringan baru diprakirakan turun pada sore hari di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, sedangkan Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara berawan.
Apa artinya bagi warga
Ada dua tingkat informasi yang perlu dibedakan. Peringatan dini Waspada berlaku untuk provinsi, termasuk Banten dan Jawa Barat yang mencakup sebagian Jabodetabek, sedangkan prakiraan harian per kota menunjukkan hujan ringan di Jakarta, Tangerang, Depok, dan Bogor.
Menurut ANTARA, sore hari menjadi waktu yang paling mungkin hujan di Jakarta, dan malam hari diprakirakan cerah berawan di seluruh wilayah. Suhu udara Jakarta berkisar 27–28 derajat Celsius. Pada siang hari Jakarta Utara diprakirakan mengalami udara kabur, yaitu langit tampak samar akibat partikel kecil kering yang melayang di udara.
Untuk wilayah berstatus Waspada, BMKG menyebut kombinasi kondisi atmosfer berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Faktor atmosfer di balik pertumbuhan awan hujan
Dalam prakiraan sepekan periode 30 Oktober hingga 5 November 2026, BMKG menyebut dinamika atmosfer masih mendukung pertumbuhan awan hujan. Penjalaran Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi memengaruhi wilayah barat dan selatan Indonesia, sementara gelombang Kelvin diprakirakan aktif di wilayah timur.
Bibit Siklon Tropis 91B di Laut Andaman dan pola sirkulasi siklonik di Laut Natuna juga memengaruhi pola angin regional. Keduanya membentuk zona pertemuan dan perlambatan angin yang mendukung pembentukan awan hujan.
Gambaran curah hujan dasarian I November
Untuk dasarian I November 2026, BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia berada pada curah hujan kategori menengah sebesar 67,62 persen. Kategori rendah mencakup 30,57 persen dan kategori tinggi 1,81 persen.
Curah hujan kategori rendah terkonsentrasi di antara lain Lampung, Banten, DKI Jakarta, pesisir utara Jawa, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. BMKG menegaskan, meski akumulasi dasarian rendah hingga menengah, potensi hujan lebat harian tetap perlu diantisipasi.



