Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah DKI Jakarta diguyur hujan pada Senin, 2 November 2026. Hujan diperkirakan turun pada sore hingga malam hari di sejumlah kota administrasi. Prakiraan itu disampaikan lewat akun Instagram @infobmkg, sebagaimana dilaporkan Republika dan ANTARA.
Prakiraan cuaca DKI Jakarta pada Senin
Jakarta Barat dan Jakarta Pusat diprakirakan berawan pukul 07.00 WIB, lalu cerah berawan pukul 10.00 WIB. Udara kabur diperkirakan muncul pukul 13.00 WIB, dan hujan turun sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah itu cuaca kembali cerah berawan hingga cerah pada pukul 19.00 sampai 22.00 WIB.
Pola serupa berlaku di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur: berawan pagi, cerah berawan pukul 10.00 WIB, dan udara kabur pukul 13.00 WIB. Hujan diprakirakan turun pukul 16.00 hingga 19.00 WIB, kemudian cerah pada pukul 22.00 WIB.
Jakarta Utara berbeda karena dalam prakiraan BMKG yang dilaporkan kedua media tidak disebut hujan. Wilayah itu diprediksi berawan pukul 07.00 WIB, cerah berawan pukul 10.00 WIB, udara kabur pukul 13.00 hingga 16.00 WIB, cerah berawan pukul 19.00 WIB, dan cerah pukul 22.00 WIB.
Kepulauan Seribu diprakirakan diselimuti awan tebal pada pukul 07.00 WIB dan berudara kabur pukul 10.00 WIB. Cuaca cerah berawan pada pukul 13.00 hingga 19.00 WIB, lalu kembali berudara kabur pukul 22.00 WIB.
Peringatan dini 2 dan 3 November di wilayah lain
Menurut VIVA yang mengutip akun X resmi BMKG, pada 2 November 2026 sejumlah provinsi berstatus waspada hujan sedang hingga lebat. Wilayahnya meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Potensi serupa juga disebut untuk Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Maluku, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.
Pada tanggal itu BMKG tidak menetapkan status siaga maupun awas. Namun ada peringatan dini angin kencang untuk Papua Pegunungan.
Risiko meningkat pada Selasa, 3 November 2026. BMKG menetapkan status siaga untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Jawa Barat karena berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat. Status waspada berlaku di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Bengkulu. Banten dan Daerah Istimewa Yogyakarta juga masuk daftar hujan sedang hingga lebat, begitu pula Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Maluku. Peringatan dini angin kencang untuk Banten berlaku pada 3 November.
Baca jugaBMKG Prakirakan Hujan Sedang–Lebat di 24 Wilayah Minggu 1 November 2026, Jabodetabek Hujan Ringan
Latar: hujan Minggu dan musim hujan yang mundur
Sehari sebelumnya, pada Minggu, BMKG melalui Prakirawan Afif memprakirakan hujan ringan hingga sedang di banyak kota. Hujan sedang diprakirakan di Serang, Bandung, dan Mamuju, sedangkan hujan ringan di antaranya di Jakarta, Medan, Pontianak, dan Jayapura.
Di Sumatera, hujan ringan juga diprakirakan di Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Jambi, Palembang, dan Bandar Lampung, sedangkan Bengkulu dan Pangkal Pinang berudara kabur. Yogyakarta, Surabaya, dan Kupang diprakirakan berawan tebal. Di Kalimantan, Banjarmasin berpotensi berudara kabur dan Samarinda diprediksi berkabut atau berasap.
Hujan di sejumlah kota belum berarti seluruh Indonesia sudah masuk musim hujan. Menurut BMKG, awal musim hujan tahun ini tidak bersamaan: 24 persen luas daratan Indonesia masuk musim hujan pada November dan 17 persen pada Desember. Lembaga itu menyebut El Nino berkategori sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif menekan pertumbuhan hujan sepanjang kemarau 2026, sehingga sekitar 61 persen wilayah mengalami kemunduran jadwal.
“Musim hujan rata-rata di seluruh Indonesia diperkirakan mundur sekitar dua hingga tiga dasarian, atau 20-30 hari, akibat pengaruh El Nino”
— Teuku Faisal Fathani, Kepala BMKG
Faisal menyampaikannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (26/10). BMKG juga memprediksi musim hujan lebih singkat dengan hujan yang lebih lebat, sehingga kewaspadaan terhadap banjir dan longsor perlu ditingkatkan.
“Jadi, kita harus bersiap mulai sekarang”
— Teuku Faisal Fathani, Kepala BMKG
Apa artinya bagi warga
Bagi warga Jakarta, prakiraan BMKG menunjukkan hujan paling mungkin turun pada sore hingga malam, terutama di Jakarta Barat, Pusat, Selatan, dan Timur. Warga yang beraktivitas pada jam pulang kerja dapat menyiapkan perlengkapan hujan. Di daerah berstatus siaga dan waspada, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Warga di wilayah dengan peringatan angin kencang, yakni Papua Pegunungan pada 2 November dan Banten pada 3 November, juga perlu memperhatikan kondisi cuaca setempat sebelum bepergian.
Apa selanjutnya
Kondisi tiap daerah bisa berbeda karena musim hujan masuk bertahap. Warga disarankan memantau prakiraan harian dan peringatan dini BMKG melalui kanal resmi.



