Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) akan menggelar Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, pada 20–29 November 2026. Pameran tahun ini diikuti 15 merek sepeda motor dari berbagai segmen.

Informasi itu disampaikan Ketua Penyelenggara IMOS, Yosef Utama, dalam konferensi pers di Jakarta pada Jumat (30/10/2026). Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, IMOS kali ini berlangsung selama 10 hari.

Daftar merek peserta IMOS 2026

Lima belas merek yang dipastikan ikut adalah Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, TVS, Alva, BMW Motorrad, Dibao EV, Harley-Davidson, Italjet, Peugeot, Polytron, Royal Enfield, Scomadi, dan Triumph.

Jajaran peserta meliputi motor harian, motor listrik, dan motor premium bermesin besar. Pabrikan asal Jepang tetap hadir, berdampingan dengan produsen kendaraan listrik serta merek papan atas.

Menurut laporan VIVA, komposisi peserta ini menunjukkan persaingan di pasar sepeda motor Indonesia yang semakin beragam. Konsumen yang datang berpeluang melihat langsung beragam pilihan dari berbagai segmen dalam satu lokasi.

Motor listrik dan tema keberlanjutan

IMOS 2026 mengusung tema Riding Towards a Sustainable Future. Pameran ini menjadi kesempatan bagi pelaku industri untuk memperkenalkan perkembangan teknologi kendaraan roda dua.

Motor listrik mendapat perhatian lewat kehadiran Alva, Polytron, dan Dibao EV. Kehadiran tiga merek itu menunjukkan pilihan kendaraan listrik di segmen roda dua kian bervariasi.

Di sisi lain, motor berbahan bakar konvensional tetap berperan penting bagi industri. Pengunjung juga akan melihat inovasi yang mengedepankan efisiensi konsumsi bahan bakar, termasuk produk yang dirancang menjawab kebutuhan mobilitas warga.

Harapan penyelenggara terhadap industri motor

“Kami secara konsisten menyelenggarakan IMOS 2026 dengan harapan dapat memacu pertumbuhan pasar serta memberikan kontribusi maksimal terhadap capaian industri sepeda motor nasional di tengah dinamika ekonomi saat ini”

— Yosef Utama, Ketua Bidang Komersial AISI sekaligus Ketua Penyelenggara IMOS

Yosef menyebut gelaran ini sebagai wujud komitmen AISI dalam mendukung kemajuan sektor sepeda motor di dalam negeri. Dengan banyaknya merek yang ikut serta, pameran diharapkan dapat mendorong industri roda dua di Indonesia.

VIVA mencatat bahwa para pelaku industri motor dalam negeri sedang berusaha mempertahankan laju pertumbuhan, sementara selera konsumen dan teknologi kendaraan terus berubah. IMOS disebut sebagai salah satu wujud upaya itu.

Rincian lain, seperti harga tiket, jadwal acara, dan program selama pameran, belum disampaikan dalam sumber yang tersedia saat berita ini ditulis.