Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menemukan bangunan berfasilitas mewah yang disebut menyerupai apartemen di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Temuan itu didapat saat inspeksi mendadak pada Rabu (23/9/2026). Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.
Temuan sidak Ombudsman di Lapas Cibinong
Dalam sidak tersebut, Ombudsman mendapati foto terpidana kasus korupsi Jimmy Masrin terpajang di salah satu fasilitas mewah itu. Anggota ORI Syafrida Rasahan menyampaikan hal tersebut saat ditemui di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
“Kalau itu soal Jimmy kami mengonfirmasi sebenarnya iya karena itu berdasarkan keterangan dan itu kan ada fotonya. Memang sempat berhadapan dengan salah satu asisten kami,”
— Syafrida Rasahan, anggota Ombudsman RI
Syafrida menjelaskan, dugaan sementara adalah Jimmy Masrin menempati fasilitas itu, tetapi hal tersebut masih didalami. Ia meminta hasil pendalaman ditanyakan kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).
Lima pejabat dinonaktifkan dan penjelasan Ditjenpas
Inspektur Jenderal Kemenimipas Rudi Setiawan mengatakan pada Sabtu (26/9/2026) bahwa lima pejabat struktural dinonaktifkan untuk menjalani pemeriksaan. Mereka disebut diduga bertanggung jawab atas peristiwa yang ditemukan Ombudsman. Menurut VIVA, bangunan berfasilitas layaknya hunian pribadi itu berada di area belakang lapas.
Kelimanya adalah Kepala Lapas, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, serta Kepala Urusan Umum.
Dalam rapat bersama Komisi XIII DPR pada Senin (28/9/2026), Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi menyatakan bingkai foto Jimmy Masrin merupakan barang hasil razia keamanan. Menurut Tribunnews, Ditjenpas telah memeriksa 90 orang terkait temuan tersebut.
Ombudsman dan Ditjenpas menyampaikan keterangan yang berbeda mengenai foto tersebut, pada waktu dan konteks yang berbeda. Pendalaman atas temuan itu masih berjalan.
Kunjungan DPR dan penjagaan diperketat
Komisi XIII DPR dijadwalkan mengunjungi Lapas Cibinong pada Rabu (30/9/2026) untuk mencocokkan data dengan kondisi lapangan. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya menyebut pimpinan DPR telah menyetujui rencana kunjungan itu.
Menurut pantauan Tribunnews sekitar pukul 08.30 WIB, sejumlah awak media sudah berada di sekitar gerbang dan kendaraan terparkir memanjang di akses masuk. Sekitar pukul 08.43 WIB, pintu gerbang utama berwarna abu-abu setinggi sekitar 4 meter terlihat tertutup, dijaga belasan petugas lapas dan personel kepolisian.
Setiap kendaraan yang hendak masuk diperiksa, dan pengunjung ditanya keperluannya. Jadwal kunjungan keluarga warga binaan ditiadakan hari itu, sementara awak media belum diizinkan masuk sebelum rombongan anggota DPR tiba.
Baca jugaOmbudsman Absen di RDP DPR Bahas Temuan Kluster Mewah Lapas Cibinong
Tanggapan anggota DPR terhadap langkah Ombudsman
Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Zulkifli Anwar, mengapresiasi langkah Ombudsman dalam rapat bersama lembaga itu. Ia menyebut langkah tersebut mendapat dukungan sekaligus penolakan dari berbagai pihak.
“Sebagai mitra, katakanlah sebagai senior, hanya satu saja pesan saya, jaga diri kalian masing-masing.”
— Zulkifli Anwar, anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Demokrat



