Pasangan ganda putri Janice Tjen (Indonesia) dan Venus Williams (Amerika Serikat) terhenti di semifinal Guangzhou Open 2026. Mereka kalah dari Polina Kudermetova/Maria Timofeeva dengan skor 4-6, 7-6, 6-10 dalam laga di Guangzhou, China, Sabtu, menurut kantor berita ANTARA.
Jalannya semifinal ganda
ANTARA melaporkan pertandingan berlangsung ketat selama 1 jam 47 menit. Di set pertama, Janice/Venus sempat unggul 2-1, tetapi tidak mampu menjaga tempo sehingga set itu berakhir 4-6.
Pada set kedua, keduanya bermain lebih agresif dan memanfaatkan servis lawan yang kerap hilang. Kedudukan sempat sama kuat 5-5, lalu Janice/Venus tetap tenang di penghujung set dan menutupnya dengan kemenangan 7-6.
Set penentuan dimulai baik bagi Janice/Venus, yang unggul cepat 3-0. Memasuki pertengahan set, ritme mereka menurun. Kudermetova/Timofeeva memanfaatkan situasi itu, meraih lima angka beruntun, dan menang 10-6.
Statistik pertandingan
Menurut statistik yang dikutip ANTARA, Kudermetova/Timofeeva mencatat empat ace, sedangkan Janice/Venus tidak mencatat satu pun. Namun, Janice/Venus memenangkan 45 dari 72 poin servis, atau 63 persen. Lawan memenangkan 51 dari 82 poin servis, atau 62 persen.
Selisih persentase poin servis yang tipis itu menggambarkan ketatnya laga. Kudermetova/Timofeeva, yang menurut Tribunnews berasal dari Uzbekistan, akhirnya unggul di set penentuan.
Perjalanan menuju semifinal
Di babak sebelumnya, Janice/Venus menang 6-1, 6-3 atas Lyudmyla Kichenok (Ukraina)/Makoto Ninomiya (Jepang) di Nansha International Tennis Center pada Rabu (28/10/2026). Tribunnews mencatat hasil itu mengakhiri penantian Venus untuk kembali ke semifinal ganda WTA sejak Wimbledon 2016, saat ia berpasangan dengan Serena Williams.
Menurut iNews, kemenangan tersebut sempat menjaga peluang Janice mempertahankan gelar juara ganda Guangzhou Open. Dengan kekalahan di semifinal, pasangan ini tidak melaju ke final.
Tribunnews sebelumnya menyebut semifinal dijadwalkan pada Jumat (30/10/2026), sedangkan ANTARA melaporkan laga berlangsung Sabtu. Perbedaan jadwal itu belum dijelaskan dalam sumber.
Latar: turnamen dan rekam jejak Venus
Guangzhou Open 2026 berstatus turnamen WTA 250. Menurut Tribunnews, turnamen ini menandai kembalinya Venus ke kompetisi Asia setelah terakhir tampil di Tianjin pada 2019.
Venus meraih tujuh gelar Grand Slam tunggal, yakni Wimbledon pada 2000, 2001, 2005, 2007, dan 2008, serta US Open pada 2000 dan 2001. Di nomor ganda putri, ia mengoleksi 14 gelar Grand Slam bersama Serena pada periode 1999 hingga 2016.
Venus juga memiliki empat medali emas Olimpiade. Tribunnews menyebut Janice mendapat kesempatan berharga berduet dengan pemain berprestasi itu.
Di nomor tunggal, langkah Janice terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari petenis Inggris Harriet Dart, 4-6, 6-3, 3-6, menurut Tribunnews.



