Australia, Hong Kong, dan Uzbekistan mencuat sebagai opsi lawan uji coba Timnas Indonesia jika agenda FIFA Matchday November 2026 melawan Yordania dan Kuwait tidak bisa terlaksana. Menurut VIVA, PSSI perlu menyiapkan pilihan itu karena situasi keamanan di kawasan Asia Barat memanas.
Skuad asuhan John Herdman sebelumnya dijadwalkan menjalani dua laga tandang pada November sebagai persiapan Piala Asia 2027 di Arab Saudi, yang berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.
Tiga opsi lawan uji coba Timnas Indonesia
VIVA menyebut Australia berpotensi dipertimbangkan PSSI. Socceroos dijadwalkan melawan Qatar di Doha pada 13 November 2026. Karena baru punya satu agenda pada FIFA Matchday November, PSSI disebut berpeluang menjajaki laga tambahan.
Menurut VIVA, laga melawan Australia dapat menjadi ujian bagi tim John Herdman, baik untuk mengukur kualitas individu pemain maupun kesiapan organisasi permainan menghadapi lawan berlevel tinggi.
Hong Kong disebut belum memiliki agenda pertandingan pada FIFA Matchday November 2026. VIVA mencatat Indonesia dan Hong Kong sama-sama menjuarai turnamen FIFA ASEAN pada 2026. Peluang laga ini tetap bergantung pada komunikasi dan kesepakatan kedua federasi.
Uzbekistan menjadi opsi lain. VIVA menyebut tim Asia Tengah itu punya pengalaman tampil di Piala Dunia 2026, sehingga dapat memberi tantangan berbeda bagi Timnas Indonesia.
Latar: PSSI menunggu kepastian keamanan
Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya menyatakan laga melawan Yordania di Stadion Internasional Amman, 13 November, masih bergantung pada kondisi keamanan. Menurut ANTARA, ia mengatakan PSSI masih memantau situasi.
“Kami masih menunggu security issue dari polemik yang terjadi di sana. Apalagi kami lihat, kan, beberapa negara juga dalam situasi yang tidak pasti di Timur Tengah. Safety pemain harus prioritaskan”
— Erick Thohir, Ketua Umum PSSI
Menurut JPNN dan ANTARA, Erick saat itu menyebut PSSI belum menemukan lawan alternatif dan keputusan akan diambil dalam satu hingga dua hari. Ia juga menyatakan PSSI harus bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan keselamatan pemain.
ANTARA melaporkan Timnas tidak akan bermain kandang pada November. Erick menyebut Stadion Utama Gelora Bung Karno sedang dalam perawatan masif dan ada beberapa event besar. Ia juga menyebut sudah ada komitmen agar tim nasional bermain di luar negeri pada November.
Dalam artikel VIVA, Erick disebut menegaskan koordinasi dengan pemerintah diperlukan untuk memastikan aspek keamanan sebelum PSSI menentukan kelanjutan agenda pertandingan Timnas. Hingga berita ini ditulis, sumber yang tersedia belum memuat keputusan akhir PSSI.



