Kepolisian antiteror Inggris menangkap seorang pria berkewarganegaraan ganda Inggris-Iran di kawasan Westminster, London, atas dugaan mempersiapkan aksi terorisme. Penangkapan itu berkaitan dengan insiden di dekat pangkalan Angkatan Udara Kerajaan (RAF) Fairford, Gloucestershire, yang terjadi pada Minggu (27/9/2026).
Polisi juga menggeledah dua properti di Westminster. Menurut BBC News Indonesia, penangkapan ini terjadi setelah lima pria lain ditangkap di dekat pangkalan dan kemudian dibebaskan dengan jaminan.
Apa yang terjadi di dekat RAF Fairford
Menurut BBC, polisi Gloucestershire menerima laporan tentang tiga kendaraan mencurigakan yang bergerak menuju pangkalan pada Minggu pukul 00:45 waktu setempat. Pangkalan tersebut dioperasikan Angkatan Udara AS (USAF). Lima pria ditangkap di dekat Whelford, desa di sebelah timur pangkalan.
Seorang petani setempat melapor setelah melihat sekelompok pria bertopeng di dekat kendaraan-kendaraan itu, menurut BBC dan detikNews. Tim penjinak bom dikerahkan dan garis pembatas berjari-jari 400 meter dipasang.
Polisi menyatakan tidak menemukan perangkat peledak, tetapi menemukan sejumlah bensin saat menggeledah kendaraan. Kelima pria berusia antara 23 dan 25 tahun, warga negara Inggris asal London. Awalnya mereka ditahan atas dugaan pelanggaran bahan peledak, lalu atas dugaan persiapan terorisme, dan dibebaskan dengan jaminan pada Senin dengan ketentuan ketat soal pergerakan dan kontak.
Baca jugaPolisi Inggris Bebaskan dengan Jaminan Lima Pria yang Ditangkap di Dekat Pangkalan RAF Fairford
Perbedaan laporan soal usia tersangka
BBC dan detikNews (mengutip AFP) menyebut pria yang ditangkap berusia 25 tahun. Tribunnews, yang mengutip Al Jazeera, menyebut 27 tahun dan menyatakan seorang pria lain berusia 26 tahun diinterogasi.
BBC melaporkan polisi sebelumnya memang menyebut usia 27 tahun dan adanya pria kedua yang dimintai keterangan resmi, tetapi pembaruan berikutnya menyatakan informasi itu tidak benar. Identitas pria yang ditangkap belum diumumkan dalam sumber yang tersedia.
Dugaan keterlibatan Iran dan bantahan Teheran
Koordinator nasional senior kepolisian antiteror, Vicki Evans, mengatakan polisi mempertimbangkan semua kemungkinan, termasuk keterlibatan negara asing. Ia menyebut penyelidikan sangat kompleks dan melibatkan berbagai jalur.
Perdana Menteri Inggris Andy Burnham pada Rabu mengatakan kepada BBC bahwa ada indikasi kuat Iran terlibat, tanpa merinci. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Senin menyebut campur tangan pihak asing jelas terlibat. Presiden AS Donald Trump mengatakan orang-orang yang ditangkap berencana melakukan kerusakan besar.
Teheran membantah. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut pemimpin Inggris salah sasaran, sedangkan Kedutaan Besar Iran di London menolak spekulasi keterlibatan itu. Menurut detikNews, pihak AS juga mengkritik keputusan polisi Inggris membebaskan lima pria tersebut dengan jaminan.
Mengapa pangkalan ini disorot
Menurut BBC, dalam beberapa bulan terakhir pesawat pengebom AS lepas landas dari RAF Fairford menuju Timur Tengah setelah Inggris menyetujui permintaan AS untuk serangan defensif terhadap Iran. Militer AS menyatakan bekerja sama erat dengan otoritas Inggris untuk memantau situasi dan menjaga keselamatan personel, keluarga, dan warga sekitar.
Polisi belum menjelaskan sifat ancaman secara rinci. Penyelidikan masih berlangsung dan garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi.



