Kepolisian Kontraterorisme Inggris membebaskan dengan jaminan lima pria yang ditangkap setelah insiden di dekat pangkalan Angkatan Udara Inggris (RAF) Fairford, Inggris barat, pada Minggu (27/9/2026). Pembebasan diumumkan pada Senin (28/9/2026), sementara penyelidikan masih berjalan.
Presiden AS Donald Trump mengaku terkejut atas keputusan tersebut. Iran, melalui kedutaan besarnya di London, membantah keterlibatan apa pun.
Kronologi penangkapan di dekat RAF Fairford
Menurut BBC News Indonesia, tiga mobil van terlihat di dekat pangkalan RAF Fairford pada Minggu dini hari, lalu polisi dihubungi. Kepolisian Gloucestershire menerima laporan tentang tiga kendaraan mencurigakan yang bergerak menuju pangkalan pada pukul 00:45 waktu setempat.
Lima pria ditangkap di dekat Whelford, desa di sebelah timur pangkalan. Tim penjinak bom dikerahkan untuk memeriksa kendaraan, dan garis pembatas berjari-jari 400 meter dipasang di sekelilingnya.
Kelimanya semula ditahan karena dicurigai melanggar Undang-Undang Bahan Peledak, lalu ditangkap atas dugaan mempersiapkan aksi terorisme. Polisi menyatakan mereka warga negara Inggris berusia 23 hingga 25 tahun dan berasal dari London. Identitas mereka belum diumumkan.
Syarat jaminan dan arah penyelidikan
Asisten Komisaris Laurence Taylor, Kepala Kepolisian Kontraterorisme, menyatakan kelimanya dibebaskan dengan jaminan disertai ketentuan ketat soal pergerakan dan kontak dengan orang lain selama penyelidikan.
Taylor mengatakan penyidik menelusuri sejumlah kemungkinan, termasuk adanya perantara atau individu yang, sadar maupun tidak, bekerja untuk kepentingan negara asing. Menurut BBC, operasi itu tidak berawal dari informasi intelijen.
Polisi menyebut ketiga kendaraan telah diperiksa menyeluruh dengan bantuan ahli militer dan forensik. Garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi.
Tanggapan Trump, Rubio, dan Iran
Berbicara di Ruang Oval pada Senin waktu setempat, Trump mengatakan polisi Inggris tidak seharusnya membebaskan kelima orang itu, walau dengan jaminan. Ia menyebut kasus ini "mungkin saja" terkait Iran, tetapi menolak merinci. Ia juga mengatakan otoritas Inggris bekerja sama sangat erat dengan AS.
“Saya terkejut mereka membebaskan orang-orang itu, saya tidak akan melakukan hal tersebut”
— Donald Trump, Presiden Amerika Serikat
Menlu AS Marco Rubio dalam wawancara dengan Fox News pada Senin malam mengatakan insiden itu jelas melibatkan peran pihak asing. Trump sebelumnya juga menyebut para pria itu berencana melakukan kerusakan besar.
Kedutaan Besar Iran di London menolak tegas dan mengecam spekulasi yang menyebut Teheran terlibat. Menurut AFP seperti dikutip detikNews, RAF Fairford menampung pasukan dan pesawat militer AS, termasuk pengebom yang melancarkan serangan ke Iran sejak Maret.
Dampak bagi warga dan verifikasi BBC
Menurut pemimpin Dewan Distrik Cotswold, Mike Evemy, 85 keluarga yang dievakuasi belum diberi tahu kapan boleh kembali ke rumah. Akomodasi hotel disediakan bagi 28 orang, dan masa menginapnya diperpanjang bagi yang membutuhkan. Polisi berharap dapat memperkecil area tertutup agar warga bisa pulang.
BBC Verify menelusuri logo "Fuel 2You" pada salah satu van dan tidak menemukan bukti bahwa itu perusahaan resmi di Inggris. Perusahaan Fuel2U, yang namanya mirip, menyatakan van-van itu tidak berkaitan dengan mereka.
Perdana Menteri Andy Burnham mengimbau masyarakat tidak berspekulasi sementara pihak berwenang mengungkap fakta. Menteri Pertahanan Wes Streeting berterima kasih kepada warga atas kewaspadaan mereka melapor ke layanan darurat.



