Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kesiapan Moskow membantu mengakhiri perang di Timur Tengah saat bertemu Presiden Iran Masoud Pezeshkian di Turkmenistan, Jumat (9/10/2026). Pertemuan berlangsung menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS).
Pernyataan Putin dalam pertemuan
Menurut laporan kantor berita Rusia, Tass, yang dikutip Al Jazeera, Putin mengatakan Rusia siap melakukan segala kemampuannya untuk berkontribusi pada penyelesaian situasi tersebut. AFP, yang dikutip detikNews, memuat pernyataan senada dengan padanan kata sedikit berbeda, yakni kesiapan mengerahkan segala daya.
Putin juga menilai Iran telah melakukan upaya nyata untuk mengakhiri perang yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran. Menurut AFP, penilaian itu merujuk pada periode sejak serangan AS-Israel dimulai pada 28 Februari.
Selain itu, Putin mencatat adanya evolusi positif dalam hubungan antara Iran dan Rusia, menurut AFP.
Tanggapan Pezeshkian
Pezeshkian menegaskan Iran tidak akan meninggalkan upaya diplomatik untuk menyelesaikan konflik. Pernyataan itu disampaikan menurut keterangan resmi Kepresidenan Iran, seperti dilaporkan Okezone.
“Kami sedang berdialog; namun, setiap kali kami berbicara dengan AS, mereka melancarkan serangan baru. Meskipun demikian, kami tidak akan meninggalkan meja perundingan”
— Masoud Pezeshkian, Presiden Iran
Menurut detikNews yang mengutip AFP, pertemuan itu terjadi ketika pembicaraan Teheran dan Washington tampak menemui jalan buntu. Pezeshkian disebut mengatakan pekan ini bahwa negosiasi dengan Washington tidak ada artinya.
Baca jugaTrump Janji Tak Serang Iran Sebelum Pemilu Paruh Waktu, Blokade Laut Tetap Berlaku
Latar hubungan Rusia dan Iran
Kedua pemimpin tiba pada Kamis malam di resor Avaza, di tepi Laut Kaspia, untuk menghadiri KTT CIS, forum kelompok negara bekas Soviet. Mereka terakhir bertemu di sela KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai di Kyrgyzstan pada September.
Menurut AFP, Iran dan Rusia memperkuat hubungan diplomatik dan militer sejak Rusia melancarkan serangan ke Ukraina pada Februari 2022. Kedua negara disebut semakin bergantung satu sama lain.
Ukraina dan negara-negara Barat menuduh Iran memasok drone Shahed dan rudal jarak pendek kepada Rusia untuk kampanye militernya. Di sisi lain, Rusia dituduh menyediakan data penargetan bagi Iran untuk serangan terhadap kepentingan AS di Timur Tengah. Sumber yang dirujuk tidak memuat tanggapan Moskow atau Teheran atas tuduhan tersebut.
Apa selanjutnya
Menurut Okezone, KTT Persemakmuran Negara-Negara Merdeka dijadwalkan dimulai pada Jumat, 9 Oktober 2026. Sumber yang tersedia belum merinci langkah konkret bantuan yang akan ditempuh Rusia, maupun jadwal lanjutan perundingan Iran dengan AS.



