PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menjalankan program Field Fix Campaign, atau recall, untuk 111.195 unit truk Mitsubishi Fuso Canter Euro 4 di Indonesia. Program itu diumumkan di Jakarta pada Kamis, 24 September 2026, dan dimulai pada hari yang sama. Pemicunya adalah potensi gangguan pada sakelar lampu rem (brake light switch).
Unit Canter Euro 4 yang masuk cakupan recall
Menurut VIVA dan CNBC Indonesia, unit yang tercakup diproduksi pada periode April 2022 hingga Mei 2026. iNews merinci rentang itu dari 1 April 2022 sampai 30 Mei 2026. Seluruhnya berjumlah 111.195 unit.
Ada satu perbedaan dalam pemberitaan. Dalam kutipan Sales and Marketing Director KTB Aji Jaya yang dimuat CNBC Indonesia, periode produksi disebut berakhir pada Mei 2023, dan komponen yang diperiksa disebut retard switch. Kedua hal itu tidak sama dengan keterangan lain dalam laporan yang sama maupun media lain. Laporan-laporan tersebut tidak menjelaskan perbedaan itu.
KTB adalah distributor Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC). Program ini dijalankan setelah KTB dan MFTBC menemukan potensi gangguan tersebut lewat pemantauan kualitas berkala.
Penyebab gangguan dan klaim keselamatan
Hasil investigasi KTB dan MFTBC menunjukkan kontak internal pada sakelar lampu rem di sejumlah kendaraan berpotensi menurun kinerjanya setelah dipakai dalam jangka waktu tertentu. Akibatnya, lampu rem belakang bisa tidak bekerja secara optimal.
Akar masalahnya, menurut KTB, adalah arus atau tegangan listrik berlebih. Dalam kondisi tertentu, hal itu dapat menaikkan suhu komponen dan memengaruhi fungsi lampu rem belakang. Bila gangguan terjadi, lampu indikator peringatan menyala pada panel instrumen sehingga pengemudi dapat mengetahuinya lebih awal.
KTB menegaskan temuan ini hanya menyangkut sakelar lampu rem. Menurut perusahaan, sistem pengereman dan sistem kendaraan lain tidak terdampak.
“Keselamatan dan juga rasa aman dari konsumen dan juga pengemudi atau sopir yang ada di jalan ini tentu menjadi prioritas”
— Aji Jaya, Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors
Perbaikan gratis lewat diler resmi
Komponen yang terdampak akan diperiksa dan diganti dengan komponen baru berspesifikasi lebih tinggi. Sebagai langkah pencegahan, KTB menambahkan relay dan sub-harness pada sakelar. Tambahan itu dimaksudkan untuk mengurangi beban listrik pada titik kontak sekaligus menambah daya tahan komponen.
Pemilik kendaraan yang masuk cakupan tidak dikenai biaya untuk pemeriksaan maupun penggantian. Pengerjaan dilakukan di jaringan diler resmi Mitsubishi Fuso dan diperkirakan memakan waktu sekitar satu jam per kendaraan.
Program berjalan bertahap melalui sistem penjadwalan. Pemilik yang unitnya teridentifikasi akan dihubungi langsung oleh diler resmi untuk mengatur jadwal kunjungan servis.
Untuk pelaksanaannya, KTB menyiapkan 204 diler resmi dengan layanan servis dan suku cadang, 19 bengkel 24 jam, lima service point, serta tiga FUSO Service Center di berbagai wilayah Indonesia.
Aji Jaya menyebut program ini sebagai langkah proaktif setelah evaluasi kualitas berkala dan masukan dari konsumen. Ia menambahkan, tanpa biaya selama pengerjaan bertujuan agar kegiatan operasional pelanggan tetap lancar.


