Militer Myanmar melancarkan serangan udara di dekat sebuah pasar di Kota Kyauktaw, wilayah utara Negara Bagian Rakhine, Myanmar barat. Serangan itu menewaskan 33 orang dan melukai 36 lainnya, menurut laporan pejabat setempat dan kelompok perlawanan yang dikutip media.
CNN Indonesia menulis serangan terjadi pada Selasa (29/9), sedangkan Akurat.co menyebut hari Senin. Perbedaan penyebutan hari ini belum terjelaskan dalam kedua laporan.
Kronologi serangan udara di pasar Kyauktaw
Kelompok perlawanan Arakan Army menyatakan sebuah pesawat tempur menjatuhkan dua bom di dekat pasar lokal pada siang hari waktu setempat. Menurut kelompok itu, korban tewas mencakup pedagang, pembeli, dan pejalan kaki.
Arakan Army menyebut jumlah korban tewas mungkin akan terus bertambah. Akurat.co juga melaporkan bahwa proses evakuasi dan penanganan korban masih berlangsung.
Kepada Associated Press, Wai Hun Aung, pejabat senior tim penyelamat di Rakhine, membenarkan informasi tersebut. Menurut dia, pasar itu adalah sentra grosir utama di kawasan itu dan didatangi pedagang serta pembeli dari seluruh negara bagian.
“Ini adalah salah satu serangan udara paling parah di Rakhine”
— Wai Hun Aung, pejabat senior tim penyelamat di Rakhine
Foto dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan bangunan terbakar, kendaraan rusak, dan bagian jembatan dekat lokasi yang hancur, seperti dilaporkan CNN Indonesia.
Tanggapan militer Myanmar
Militer Myanmar belum memberikan komentar atas serangan di Kyauktaw. Dalam pernyataan terdahulu, pihak militer menyatakan bahwa sasaran mereka adalah objek militer yang sah, dan menyebut kelompok perlawanan sebagai teroris.
Latar konflik di Rakhine dan Myanmar
Myanmar dilanda perang saudara sejak militer menggulingkan pemerintahan terpilih pimpinan Aung San Suu Kyi. Akurat.co mencatat kudeta itu terjadi pada 1 Februari 2021. Sebagian penentang junta kemudian mengangkat senjata setelah aparat membubarkan demonstrasi damai dengan kekerasan.
Min Aung Hlaing, mantan pemimpin pemerintahan militer, terpilih menjadi presiden melalui parlemen yang didukung militer pada April lalu. CNN Indonesia menyebut pemilihan itu memperkuat posisinya setelah lima tahun militer berkuasa.
Arakan Army memperjuangkan otonomi bagi etnis Rakhine. Kelompok itu melancarkan ofensif besar pada November 2023 dan sejak itu menguasai markas militer regional yang strategis serta 14 dari 17 township di Rakhine.
Dampak kemanusiaan di Rakhine
Akurat.co melaporkan bahwa sejak pertempuran meningkat, militer membatasi ketat arus perdagangan ke Rakhine. Kebijakan itu memperparah kelangkaan pangan yang dialami warga setempat.
Pada Desember lalu, serangan udara militer terhadap sebuah rumah sakit di Mrauk-U, Rakhine, menewaskan sedikitnya 34 orang dan melukai sekitar 80 lainnya, menurut laporan yang sama.



