Polda Banten mencatat 11 orang terluka dalam kericuhan suporter Persita dan Persija di Banten International Stadium, Serang, Sabtu (17/10/2026). Menurut polisi, insiden diduga bermula dari saling ejek di tribun.
Jenazah Surakman, ABK KM Arupadhatu I yang teridentifikasi lewat tes DNA, dijadwalkan dikirim dari Bengkulu ke Pandeglang, Banten, Kamis (24/9/2026). Nasib tujuh korban lain, termasuk lima jurnalis, belum dipastikan.