Timnas Indonesia menahan imbang Malaysia tanpa gol pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin malam (28/9/2026). Skuad Garuda bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-36/37, setelah Thom Haye diusir wasit.
Kartu merah Thom Haye ubah jalannya laga
Menurut VIVA, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal. Justin Hubner sempat membobol gawang Malaysia pada menit keempat, tetapi gol itu dianulir wasit.
Situasi berubah ketika wasit Ko Hyung Jin memberi kartu merah kepada Thom Haye. CNN Indonesia menyebut kejadian itu terjadi pada menit ke-37, sedangkan VIVA menulis menit ke-36. Haye dinilai menginjak kaki Arif Aiman hingga pemain Malaysia itu terjatuh, dan keputusan diambil setelah peninjauan Video Assistant Referee (VAR).
Haye semula diturunkan sebagai starter di belakang Ole Romeny untuk menghidupkan lini depan. Menurut CNN Indonesia, garis pertahanan tinggi Malaysia berulang kali menjebak para penyerang Indonesia dalam posisi offside, dan Indonesia banyak mengandalkan umpan silang yang tak menghasilkan gol.
Pertahanan Indonesia dan penyelamatan Maarten Paes
Setelah kartu merah, Indonesia bertahan dengan kekurangan pemain selama hampir 60 menit. VIVA mencatat barisan belakang yang dikawal Elkan Baggott dan Justin Hubner, ditambah aksi kiper Maarten Paes, cukup untuk menahan serangan Malaysia hingga peluit akhir.
CNN Indonesia mencatat Paes melakukan tujuh penyelamatan. Dalam data media itu, Malaysia menorehkan empat shots on goal pada babak pertama, lalu 14 pada babak kedua. Penguasaan bola Malaysia di atas 60 persen, sementara jumlah pelanggaran Malaysia sembilan dan Indonesia 11.
Saat bermain dengan 10 orang, pelatih John Herdman mengubah pola menjadi 4-4-1 dan 5-3-1. Menurut CNN Indonesia, lini tengah dibuat rapat agar bola terbendung lebih awal, dan di akhir babak kedua Herdman menempatkan lima pemain bertahan di lini belakang sehingga Malaysia makin sulit mencetak gol.
Baca jugaTimnas Indonesia Tahan Malaysia 0-0 dengan 10 Pemain, Evaluasi Taktik Herdman Jadi Sorotan
Klasemen Grup A dan laga lawan Bangladesh
Indonesia akan menghadapi Bangladesh pada laga ketiga Grup A di SUGBK, Kamis (1/10/2026). Menurut VIVA, Malaysia bertemu Singapura pada hari yang sama. JPNN menyebut hanya juara grup yang melaju ke final.
JPNN dan CNN Indonesia menyebut Malaysia unggul selisih gol, +3 berbanding +2 milik Indonesia. Karena itu, menurut VIVA dan CNN Indonesia, Indonesia harus menang atas Bangladesh dan menunggu hasil Malaysia kontra Singapura. Soal perolehan poin, sumber berbeda: JPNN menulis kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin, sedangkan VIVA menyebut masing-masing empat poin.
Kapten Kevin Diks menilai ketajaman lini serang menjadi bahan evaluasi utama. Saat ditanya hal yang harus ditingkatkan, ia menjawab singkat.
“Cetak gol sebanyak mungkin. Itu saja”
— Kevin Diks, kapten Timnas Indonesia
CNN Indonesia menilai Herdman masih perlu banyak evaluasi, terutama soal pendekatan serangan yang dinilai monoton bahkan sebelum kartu merah. Media itu juga menyebut kabar baik bagi Indonesia bila Malaysia dijegal Singapura.



