Timnas Indonesia menjamu Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026) malam mulai pukul 19:30 WIB. Kedua tim sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan di laga pembuka: Indonesia menundukkan Singapura 2-0, sedangkan Malaysia menggasak Bangladesh 3-0.
FIFA menyebut duel Indonesia melawan Malaysia sebagai salah satu rivalitas besar di Asia Tenggara. Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan kedua untuk menjaga posisi puncak Grup A.
Prediksi dan Rekor Pertemuan
Berdasarkan proyeksi situs WinComparator, Malaysia sedikit lebih diunggulkan untuk menang dengan persentase 45,69 persen, sementara peluang Indonesia menang berada di 43,97 persen dan hasil imbang 10,35 persen. Selisih tipis itu menunjukkan kekuatan kedua tim tidak terpaut jauh menurut kalkulasi tersebut.
Sepanjang 18 kali laga kandang melawan Malaysia, Indonesia membukukan 10 kemenangan, tiga hasil seri, dan lima kekalahan. Namun pertemuan terakhir di kandang justru berakhir buruk bagi Indonesia, saat kalah 2-3 dari Malaysia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pertemuan terakhir kedua negara secara keseluruhan terjadi pada 19 Desember 2021, ketika Indonesia menang 4-1 atas Malaysia.
Dalam lima laga terakhir, skuad Merah Putih membukukan tiga kemenangan, satu kali imbang, serta sekali kalah, dengan torehan 11 gol dan kebobolan lima gol. Malaysia sendiri hanya mengoleksi dua kemenangan dan tiga kekalahan pada rentang lima laga terakhirnya, mencetak empat gol namun kebobolan tujuh gol sebelum bertemu Indonesia.
Perubahan Skuad Malaysia
Malaysia tampil di Jakarta dengan komposisi skuad yang berbeda dari Piala AFF 2026. Hanya enam pemain dari skuad Piala AFF 2026 yang kembali dibawa dalam FIFA ASEAN Cup 2026 kali ini. Tiga pemain baru, Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, dan Brad Tapp, ditambahkan ke skuad Harimau Malaya yang juga diperkuat sejumlah pemain berpengalaman.
Sorotan pada Performa Timnas Indonesia
Menurut analisis kolom CNN Indonesia, kemenangan 2-0 atas Singapura di laga pembuka menyisakan sejumlah pertanyaan soal taktik yang diterapkan pelatih John Herdman. Kolom tersebut mencatat Herdman menempatkan gelandang Thom Haye sebagai winger pada babak kedua, memainkan Rizky Ridho saat Indonesia unggul jumlah pemain, dan mengganti winger Luke Vickery.
Analisis yang sama menyebut Herdman sempat menyinggung soal jet lag terkait performa timnya, meski penulis kolom tersebut menilai penjelasan itu klise. Kolom itu juga mencatat tingkat kelembaban di GBK pada laga Jumat (25/9) malam sebagai kondisi yang dinilai tidak biasa bagi sejumlah pemain.
Terlepas dari sorotan tersebut, Herdman sebelumnya mengatakan pertandingan besar seperti melawan Malaysia dapat memunculkan performa terbaik dari para pemain top di skuadnya.
Baca jugaOle Romeny Cetak Gol Ketujuh untuk Timnas Indonesia, Herdman Nilai Skuad Belum Capai Bentuk Terbaik
Pengamanan Ketat di Sekitar GBK
Polda Metro Jaya mengerahkan 2.373 personel melalui Operasi Garuda Bakti 2026 untuk mengamankan seluruh rangkaian pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK hari ini, termasuk laga Singapura melawan Bangladesh. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan personel disebar di berbagai titik strategis.
“Untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan lancar, Polri menyiagakan 2.373 personel melalui Operasi Garuda Bakti 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya.”
— Kombes Pol Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya
Menurut Budi, personel disiagakan di lokasi penginapan tim dan ofisial, rute yang dilalui rombongan ke stadion, titik pemeriksaan pintu masuk, dalam area stadion, serta zona VIP dan VVIP. Petugas juga bertugas mengatur lalu lintas, melakukan sterilisasi, pemeriksaan di pintu masuk, dan berpatroli di sekitar kawasan GBK.
“Petugas juga diarahkan menghindari tindakan kekerasan serta penggunaan senjata api maupun gas air mata dalam penertiban, kecuali dalam kondisi tertentu sesuai prosedur.”
— Kombes Pol Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya
Baca jugaTimnas Indonesia Pantau Kebugaran Emil Audero dan Dean James Jelang Laga Malaysia di GBK



