Kerangka manusia ditemukan di pinggir Sungai Citarum, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (29/9/2026) sore. Polisi kini menyelidiki temuan itu, termasuk menelusuri identitas dan penyebab kematiannya.

Lokasi dan kronologi penemuan kerangka

Temuan ini mencuat setelah sebuah video beredar di media sosial. Menurut video itu, kerangka berada di perbatasan Desa Sumber Reja dan Desa Sumber Urip, dan penemuan tersebut menjadi perhatian warga sekitar.

Berdasarkan unggahan yang dilihat detikNews pada Rabu (30/9/2026), kerangka terlihat berada di aliran sungai yang telah mengering. Warga disebut beramai-ramai mendatangi lokasi untuk melihatnya.

Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani mengatakan kerangka itu pertama kali ditemukan seorang pelajar yang sedang pulang sekolah. Pelajar tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada polisi. Video di media sosial menyebut penemunya warga, sedangkan keterangan polisi menyebut seorang pelajar.

Olah TKP dan pemeriksaan di RS Polri Kramat Jati

Aliyani membenarkan adanya temuan tersebut dan menyatakan petugas telah turun ke lokasi. Ia menyebut unsur kepolisian yang datang adalah jajaran Polsek Pebayuran dan Tim Identifikasi Polres Metro Bekasi. Keterangan itu ia sampaikan kepada wartawan pada Rabu (30/9/2026).

“Polsek Pebayuran dan Tim Identifikasi Polres Metro Bekasi sudah melakukan cek dan olah TKP”

— AKP Aliyani, Kasi Humas Polres Metro Bekasi

Menurut Aliyani, hasil pengecekan menunjukkan benda yang ditemukan itu benar kerangka manusia. Semula temuan tersebut masih disebut diduga kerangka manusia. Kerangka kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Identitas korban belum diketahui

Polisi masih menelusuri identitas pemilik kerangka. Aliyani mengatakan tidak ada identitas apa pun yang ditemukan di sekitar lokasi penemuan.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, tengkorak tersebut berambut panjang”

— AKP Aliyani, Kasi Humas Polres Metro Bekasi

Ciri berambut panjang itu merupakan hasil pemeriksaan sementara. Polisi belum menyimpulkan apa pun dari temuan tersebut, sehingga identitas pemilik kerangka masih perlu dipastikan lewat pemeriksaan lanjutan.

Yang belum diketahui dan langkah berikutnya

Sejauh ini polisi belum menyampaikan jenis kelamin, usia, waktu kematian, maupun penyebab kematian pemilik kerangka. Kepolisian juga belum menyatakan apakah peristiwa ini mengandung unsur pidana.

Pemeriksaan lanjutan di RS Polri Kramat Jati menjadi tahap yang ditempuh polisi untuk menelusuri hal-hal tersebut. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan itu. Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga, informasi dapat disampaikan kepada kepolisian setempat.

Pemberitaan ini bersumber dari keterangan Kasi Humas Polres Metro Bekasi kepada iNews dan detikNews serta video yang beredar di media sosial. Redaksi akan memperbarui berita ini apabila polisi menyampaikan perkembangan mengenai identitas maupun penyebab kematian.