Pasukan Afghanistan dan Pakistan terlibat baku tembak sengit di sepanjang Garis Durand, perbatasan kedua negara, pada Sabtu. Informasi ini bersumber dari laporan saluran TOLOnews Plus yang kemudian dimuat kantor berita ANTARA dan portal VIVA.
Dua sumber yang kami rujuk memuat isi yang sama. ANTARA menerbitkan laporan itu dengan keterangan tempat Moskow, sedangkan VIVA mencantumkan ANTARA sebagai asal tulisannya. Artinya, seluruh rincian di bawah ini berasal dari satu laporan awal TOLOnews Plus.
Apa yang terjadi di Garis Durand
Garis Durand adalah batas antara Afghanistan dan Pakistan. Sebagian besar bentangannya belum ditandai secara resmi.
TOLOnews Plus mengutip sejumlah narasumber di Provinsi Paktia, Afghanistan. Menurut mereka, pasukan penjaga perbatasan Afghanistan melepaskan tembakan dari Distrik Dand Wa Patan, yang berada di Paktia.
Di sisi seberang, pasukan Pakistan disebut menembak dari Distrik Kurram di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa. Dengan demikian, tembakan berbalas antara dua distrik yang berhadapan di perbatasan.
Korban dan dampak yang dilaporkan
Para narasumber mengungkapkan bahwa korban jiwa dan korban luka jatuh dari kedua pihak. Namun, laporan itu tidak merinci berapa orang yang tewas atau terluka, sehingga angka pastinya belum diketahui.
Laporan tersebut juga menyebut satu peluru artileri meledak di permukiman Pewar, yang terletak di sisi perbatasan wilayah Pakistan, saat baku tembak berlangsung. Sumber tidak menjelaskan apakah ledakan itu menimbulkan korban atau kerusakan.
Dengan begitu, laporan menyebut tiga lokasi yang terkait peristiwa ini: Dand Wa Patan di Paktia, Kurram di Khyber Pakhtunkhwa, dan permukiman Pewar di sisi Pakistan. Tidak ada keterangan lebih jauh tentang kondisi ketiga lokasi tersebut.
Latar dan hal yang belum diketahui
Status perbatasan yang sebagian besar belum ditandai secara resmi menjadi latar peristiwa ini. Meski demikian, sumber tidak menyebut adanya kaitan langsung antara status batas tersebut dan pemicu baku tembak.
Hingga berita sumber diterbitkan, data rinci mengenai kemungkinan korban warga sipil, tingkat kerusakan, dan pemicu bentrokan belum dapat dipastikan. Durasi baku tembak dan kondisi terakhir di lokasi juga tidak dijelaskan.
Informasi bahwa korban jatuh di kedua pihak pun berasal dari narasumber yang tidak disebutkan namanya. Laporan tidak memuat jabatan atau institusi mereka, selain bahwa mereka berada di Provinsi Paktia.
Laporan yang tersedia belum memuat tanggapan resmi dari pemerintah atau militer kedua negara. Keterangan yang ada saat ini bertumpu pada narasumber lokal yang dikutip satu saluran media, sehingga rincian peristiwa masih dapat berubah seiring munculnya informasi baru.
Sorotisu akan memperbarui berita ini bila ada keterangan resmi atau data korban yang terkonfirmasi.



