Penerbangan Flydubai FZ1073 dari Dubai menuju Tel Aviv dialihkan dan mendarat darurat di Bandara Tabuk, Arab Saudi, pada Rabu (30/9/2026). Seorang kopilot diduga menikam kapten pesawat, sementara motifnya belum diketahui. Sejumlah rincian kronologi dalam laporan media memiliki perbedaan.
Artikel ini merangkum urutan kejadian, membandingkan angka dari dua sumber, dan memisahkan fakta yang dikonfirmasi dari keterangan yang masih berupa klaim atau kesaksian.
Waktu panggilan darurat dan pendaratan
Pengelola Bandara Tabuk menyatakan pusat pengendali lalu lintas udara menerima panggilan darurat pukul 08.44 waktu setempat. Pesawat meminta izin mendarat darurat dan, menurut pernyataan itu, mendarat dengan selamat sekitar satu jam kemudian.
Tribunnews, yang mengutip PBS, BBC, dan Indian Express, menulis panggilan tersebut muncul sekitar dua setengah jam setelah pesawat meninggalkan Dubai dengan sekitar 170 penumpang. BBC, mengacu pada Flightradar24, menyebut kode darurat dikirim sekitar dua jam setelah penerbangan dimulai. Pesawat lepas landas pada Rabu dini hari.
Perbedaan data penurunan ketinggian
BBC Verify menelaah data yang menunjukkan pesawat anjlok 17.000 kaki atau 5.200 meter dalam waktu kurang dari dua menit. Tribunnews menulis pesawat turun dari sekitar 10.000 meter menjadi 5.100 meter dalam sekitar satu menit.
Kedua laporan sama-sama menggambarkan penurunan tajam, tetapi angka dan durasinya tidak identik. Tribunnews juga menyebut pesawat berputar di dekat perbatasan Yordania sebelum menuju Tabuk.
Kode darurat dan kondisi pesawat
Menurut Flightradar24 yang dikutip BBC, pesawat mengirim kode darurat umum, lalu berganti ke kode pembajakan, sebelum kembali menggunakan sinyal darurat umum. BBC menegaskan motif pelaku belum dikonfirmasi dan belum ada keterangan resmi.
BBC Verify memastikan foto yang beredar memperlihatkan Boeing 737 Max di landasan Bandara Tabuk. Dibandingkan pesawat sejenis milik maskapai yang sama, sebagian kemudi arah di ekor tampak hilang atau rusak. Para penumpang juga terlihat turun dari pesawat menuju landasan.
Kesaksian penumpang di dalam kabin
Penumpang bernama Dalia Shpigel mengatakan kepada Haaretz bahwa pesawat kehilangan kendali dan menukik sekitar satu jam sebelum jadwal pendaratan. Ia menyebut terdengar teriakan mengerikan, lalu tiga hingga lima orang menerobos masuk ke kokpit, melumpuhkan penyerang, dan membantu merawat pilot yang terluka.
Zvika Manes, penumpang lain, menggambarkan kejadian itu sebagai pengalaman traumatis kepada media Israel Calcalist. Putrinya sedang berada di toilet, sedangkan istrinya yang berdiri dekat kokpit mendengar teriakan dan jeritan. Sang istri meminta seorang pilot cadangan segera masuk ke kokpit, dan Manes menyusul untuk membantu melumpuhkan penyerang.
“Saya berlumuran darah. Situasinya kacau sekali”
— Zvika Manes, penumpang penerbangan Flydubai FZ1073
Yasmin Abukasis mengatakan putrinya, yang berada di pesawat, mendengar teriakan ketika seorang pilot meminta pertolongan. Seorang penumpang lain menggambarkan suasana sebagai sangat menegangkan, dan ibu seorang penumpang menyampaikan cerita putrinya bahwa semua orang berteriak karena mengira akan celaka.
Seorang penumpang Israel mengatakan kepada wartawan bahwa awak pesawat meminta bantuan penumpang untuk melumpuhkan pelaku dan mengikatnya. Penumpang lain menyebut dua pilot yang berada di bagian belakang pesawat maju ke kokpit untuk mendaratkan pesawat. Semua keterangan ini berasal dari kesaksian, bukan hasil penyelidikan resmi.
Pernyataan Netanyahu dan pejabat Israel
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kopilot menyerang kapten saat pesawat mendekati Israel dan tampaknya berusaha menjatuhkan pesawat, menurut Tribunnews. Ia menyebut Arab Saudi telah menangkap salah satu pilot, dan pelaku kini diperiksa otoritas Arab Saudi.
Kapten yang ditikam diidentifikasi sebagai Smit Machchhar, warga India, sedangkan kopilot disebut warga Oman, menurut Tribunnews. Netanyahu menyebut sang kapten pahlawan dan menulis di X bahwa ia menunjukkan keberanian luar biasa.
“Saya salut kepada para pahlawan ini yang menunjukkan kecerdikan dan keberanian luar biasa.”
— Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel
Sejumlah pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada media setempat bahwa seorang pilot menyerang pilot lain dengan pisau. BBC menegaskan motif belum dikonfirmasi dan belum ada keterangan resmi mengenai hal itu.
Pernyataan Flydubai dan langkah selanjutnya
Pengelola Bandara Tabuk menyatakan kedua pilot terluka dan dirawat di rumah sakit, tanpa menjelaskan penyebab cedera. Flydubai menyebut ada pertikaian di kokpit dan pesawat diamankan awaknya yang sedang bertugas. Seluruh penumpang dan awak dinyatakan selamat, dan insiden ini disebut tidak memengaruhi penerbangan terjadwal lain.
“Pada tahap awal ini, penyebab dan motif yang melatarbelakangi kejadian tersebut belum diketahui dan masih menjadi bagian dari penyelidikan resmi”
— Juru bicara Flydubai
Maskapai juga meminta publik tidak melakukan spekulasi prematur dan menyebut prioritas utamanya adalah keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan penumpang serta awak. Flydubai mengirim dua pesawat pengganti ke Tabuk, dan Tribunnews mencatat sebuah pesawat pembawa penumpang penerbangan itu mendarat di Israel pada Rabu malam.



