Kapal motor penumpang (KMP) Batumandi terbakar di alur masuk Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, saat hendak sandar pada Selasa sore (20/10/2026). PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan seluruh penumpang dan awak kapal telah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa.

Kronologi kebakaran KMP Batumandi

Kapal melayani rute Bakauheni–Merak dan bertolak dari Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB. Corporate Secretary ASDP Windy Andale menyebut petugas melihat percikan api dari bagian belakang kapal sekitar pukul 16.15 WIB. Menurut dia, api berada di dek atas yang digunakan untuk muatan kendaraan kecil.

Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi Hendra Kurniawan menyebut kebakaran dilaporkan sekitar pukul 16.34 WIB, saat kapal berada sekitar 700 meter dari Dermaga 6 ASDP Merak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak. Sementara itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menerima informasi kejadian dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak pukul 16.24 WIB. Perbedaan waktu itu bersumber dari keterangan pihak yang berbeda.

Jumlah penumpang dan kendaraan

Berdasarkan manifes, kata Hendra, kapal mengangkut 420 penumpang. Rinciannya 393 orang berada di dalam kendaraan dan 27 orang pejalan kaki. Kapal juga memuat 89 unit kendaraan.

Penanganan di lokasi dilakukan tim gabungan dari unsur pelabuhan, Basarnas, dan kepolisian, menurut Windy. Tim SAR dikerahkan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten.

“Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.”

— Heru Widodo, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)

Penanganan penumpang setelah evakuasi

Menurut Polda Banten, penumpang yang telah dievakuasi menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Merak dan RS Krakatau Medika. Mereka kemudian ditampung di Dermaga 6 Eksekutif ASDP Merak untuk pendataan. ASDP menyediakan transportasi bagi penumpang yang menuju Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Polda Banten juga menerbitkan surat keterangan kehilangan bagi penumpang yang dokumen pentingnya hilang akibat kebakaran. Dalam keterangan terpisah pada Rabu (21/10/2026), Heru Widodo menyebut sebagian penumpang ditangani secara medis di Rumah Sakit KS dan Puskesmas Merak. Ia menambahkan bahwa ASDP memfasilitasi pemulangan penumpang yang sudah diperbolehkan pulang.

Operasional penyeberangan dan imbauan

ASDP menyiapkan posko koordinasi di Merak dan Bakauheni serta memantau operasional penyeberangan Merak–Bakauheni. Windy mengatakan penyesuaian operasional akan mengikuti kondisi di lapangan dengan memperhatikan keselamatan. Pengguna jasa diminta mengikuti arahan petugas dan memantau informasi resmi sebelum bepergian.

Polda Banten mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Dalam keterangan yang tersedia, penyebab kebakaran belum dijelaskan.