Pesawat Flydubai FZ1073 yang terbang dari Dubai menuju Tel Aviv, Israel, dialihkan dan mendarat darurat di Bandara Tabuk, Arab Saudi, pada Rabu (30/9/2026). Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut seorang pilot menikam pilot lainnya di kokpit. Maskapai menyatakan seluruh penumpang dan awak selamat.

Apa yang terjadi di penerbangan FZ1073

Menurut BBC News Indonesia, pesawat lepas landas pada Rabu dini hari dan mengirim kode darurat sekitar dua jam setelah penerbangan dimulai, berdasarkan situs pelacak Flightradar24. Sinyal itu sempat berubah menjadi kode pembajakan sebelum kembali ke sinyal darurat umum.

Data pelacakan yang dikutip Okezone dari Al Jazeera menunjukkan perubahan ketinggian mulai sekitar pukul 05.21 GMT. Pesawat disebut turun lebih dari 14.000 kaki dalam waktu kurang dari 30 detik. Adapun data yang ditelaah BBC Verify menunjukkan penurunan 17.000 kaki dalam waktu kurang dari dua menit. Perbedaan angka ini berasal dari laporan yang berbeda.

Okezone, mengutip Reuters, melaporkan bahwa peristiwa ini membuat Israel mengerahkan pesawat tempur.

Pernyataan Netanyahu dan versi penumpang

Netanyahu menyebut pilot yang ditikam sebagai pahlawan. Lewat X, ia menamainya Kapten Smit Machchhar, warga negara India, yang menurutnya menunjukkan keberanian luar biasa. Netanyahu juga mengatakan pilot yang menyerang telah ditangkap dan kini diperiksa otoritas Arab Saudi.

Jumlah orang yang masuk kokpit berbeda menurut tiap keterangan. Netanyahu menuturkan seorang penumpang Israel masuk bersama seorang awak pesawat. Yaniv Hayoun, seperti dikutip CNN Indonesia, mengaku melumpuhkan kopilot bersama dua orang lain. Dalia Shpigel kepada Haaretz menyebut tiga hingga lima orang menerobos masuk.

Menurut BBC, dua pilot lain yang berada di bagian belakang pesawat dilaporkan maju membantu mendaratkan pesawat. Keterangan para saksi ini belum diverifikasi secara resmi oleh otoritas.

Baca jugaYaniv Hayoun, Penumpang Flydubai, Ceritakan Versinya soal Kokpit; Rincian Insiden FZ1073 Beda Antarlaporan

Tanggapan Flydubai dan otoritas bandara

Juru bicara Flydubai menyebut terjadi pertikaian di kokpit dan pesawat diamankan oleh awak yang bertugas dalam penerbangan itu. Maskapai mengerahkan dua pesawat pengganti ke Tabuk. Insiden ini, kata Flydubai, tidak memengaruhi penerbangan terjadwal lain.

Flydubai menyatakan penyebab dan motif belum diketahui dan menjadi bagian dari penyelidikan resmi. Maskapai meminta publik tidak berspekulasi secara prematur.

Perusahaan pengelola Bandara Tabuk menyatakan kapten dan kopilot mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit, tanpa menjelaskan penyebab cedera. Menurut pernyataan itu, pengendali lalu lintas udara menerima panggilan darurat pada pukul 08:44 waktu setempat, dan pesawat mendarat selamat sekitar satu jam kemudian.

BBC Verify memastikan foto pesawat Boeing 737 Max di landasan Tabuk. Foto itu tampak memperlihatkan sebagian kemudi arah di ekor hilang atau rusak. Para penumpang kini dilaporkan telah tiba di Israel.

Status dugaan dan penyelidikan

BBC mencatat bahwa keterangan pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya soal upaya membajak atau menjatuhkan pesawat belum dikonfirmasi secara resmi. Motif pelaku juga belum dipastikan. Identitas dan status hukum pilot yang ditahan belum dijelaskan otoritas Arab Saudi dalam sumber yang tersedia.