Rapat paripurna DPR menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kamis (1/10/2026). Rapat digelar di gedung Nusantara II, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dan dipimpin Ketua DPR Puan Maharani.

Jalannya rapat paripurna

Rapat dimulai dengan pembacaan hasil uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan Komisi III DPR. Ketua Komisi III Habiburokhman melaporkan bahwa komisinya telah menyepakati Suyudi secara aklamasi.

“Komisi III DPR RI telah secara aklamasi, menyepakati dan menyetujui Saudara Komjen Pol Suyudi Ario Seto untuk menjadi Kapolri dan memberhentikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,”

— Habiburokhman, Ketua Komisi III DPR

Setelah laporan itu, Puan mengambil alih jalannya rapat dan menanyakan kepada seluruh anggota dewan yang hadir apakah hasil uji kelayakan Komisi III dapat disetujui. Ia meminta persetujuan atas pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri.

Menurut CNN Indonesia, anggota dewan yang hadir tercatat 383 orang. Para anggota langsung menjawab setuju, dan Puan segera mengetuk palu tanda pengesahan Suyudi sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit.

Baca jugaKomisi III DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri Pengganti Listyo Sigit secara Aklamasi

Dasar surat presiden dan uji kelayakan

Proses ini bermula dari surat Presiden Prabowo Subianto kepada DPR bernomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026. Habiburokhman menyebut surat itu berisi usulan pemberhentian dari jabatan Kapolri sekaligus pengangkatan Kapolri baru.

Komisi III kemudian menggelar rapat pleno untuk menguji kelayakan dan kepatutan Suyudi sebagai calon Kapolri. Dalam rapat itu Habiburokhman bertanya kepada peserta apakah hasil uji kelayakan dapat disetujui secara aklamasi.

CNN Indonesia melaporkan, uji kelayakan berlangsung singkat, sekitar 30 menit, dengan Suyudi sebagai calon tunggal. Rapat paripurna digelar sesaat setelah komisi mengambil keputusan.

Rekam jejak Suyudi Ario Seto

Menurut Liputan6, Suyudi adalah perwira tinggi Polri angkatan Akpol 1994. Kelahiran Jakarta, 14 Juli 1973, itu banyak berkarier di bidang reserse dan penyidikan.

Kariernya dimulai di Polda Metro Jaya sebagai Kanit II Resmob. Ia lalu menjabat Kapolsek Metro Pasar Minggu, Tanah Abang, dan Penjaringan, serta Kasat Reskrim di Polres Metro Jakarta Selatan, Tangerang Kota, dan Jakarta Barat.

Di Bareskrim Polri, Suyudi pernah menjadi Kanit Resmob, Wadirtipideksus, dan Wadirtipidsiber. Di daerah, ia pernah memimpin Polres Majalengka, Polres Bogor, Polresta Bogor Kota, dan Polres Metro Jakarta Pusat.

Suyudi kemudian menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, lalu Wakapolda Metro Jaya pada 2023. Pada Juni 2024 ia ditugaskan sebagai Kapolda Banten.

Presiden Prabowo melantik Suyudi sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional pada 25 Agustus 2025, menggantikan Komjen Pol Marthinus Hukom. Pangkatnya naik menjadi Komjen Pol pada September 2025.

Liputan6 mencatat, di bawah kepemimpinan Suyudi, BNN membongkar jaringan peredaran narkotika lintas negara. Salah satunya kasus 2 ton sabu yang dikaitkan dengan jaringan Golden Triangle. Pada Januari 2026, ia juga menerima gelar Doktor Kehormatan bidang Ilmu Hukum dari Universitas Tarumanagara.

Baca jugaPrabowo Usulkan Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Komisi III DPR Langsung Gelar Uji Kelayakan

Rencana pelantikan

CNN Indonesia melaporkan, setelah disahkan di paripurna, Suyudi akan dilantik Presiden Prabowo Subianto bersamaan dengan reshuffle yang digelar sore ini. Hingga berita ini ditulis, sumber yang dirujuk belum merinci waktu pasti pelantikan.