Bangladesh menyatakan tidak gentar menghadapi Timnas Indonesia pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026 pukul 19.30 WIB.

Menurut JPNN, bintang Bangladesh Hamza Choudhury menyadari Indonesia punya pemain berkualitas, sebagian di antaranya berkarier di kompetisi Eropa. Kondisi itu justru membuat timnya antusias menyambut laga.

Pernyataan Hamza Choudhury

“Kami tahu Indonesia memiliki pemain berkualitas dan banyak yang bermain di liga-liga Eropa. Karena itu, pertandingan ini akan menjadi ujian yang berat.”

— Hamza Choudhury, pemain Timnas Bangladesh

Choudhury menambahkan bahwa timnya datang untuk menghadapi tantangan semacam ini dan ingin melihat sejauh mana kemampuan mereka. JPNN menyebut laga tersebut menjadi kesempatan mengukur diri melawan tim berlevel lebih tinggi.

Selain kualitas lawan, Bangladesh juga harus menghadapi atmosfer SUGBK. Menurut JPNN, dukungan suporter tuan rumah diperkirakan membuat pertandingan makin menantang.

Posisi Indonesia di klasemen Grup A

Menurut iNews.id, Garuda harus menang jika ingin menjaga peluang tampil di final. VIVA menyebut kemenangan menjadi harga mati setelah Indonesia ditahan imbang tanpa gol oleh Malaysia pada laga sebelumnya.

Indonesia berada di peringkat kedua dengan empat poin. Jumlah itu sama dengan Malaysia di puncak klasemen, tetapi anak asuh John Herdman kalah dalam selisih gol. Singapura menguntit di peringkat ketiga dengan tiga poin, menurut iNews.id.

Baca jugaTimnas Indonesia Hadapi Bangladesh di SUGBK Kamis Malam, Kemenangan Jadi Harga Mati Menurut VIVA

Jalan Garuda sejauh ini

Menurut Liputan6, Indonesia membuka turnamen dengan mengalahkan Singapura 2-0 di GBK pada Jumat (25/9/2026) malam WIB. Gol dicetak Ragnar Oratmangoen pada menit ke-13 dan Ole Romeny lewat penalti pada menit ke-74.

Pada Senin (28/9/2026), Indonesia bermain tanpa gol melawan Malaysia. Liputan6 mencatat Malaysia menang 3-0 atas Bangladesh lewat dua gol Arif Aiman dan satu gol Bergson da Silva.

Hitungan menuju final

VIVA menulis bahwa Indonesia tidak cukup hanya menang atas Bangladesh. Skuad Garuda juga dituntut menang dengan selisih gol besar sambil berharap Malaysia gagal menang saat bertemu Singapura.

Malaysia melawan Singapura digelar pada hari yang sama di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pukul 19.00 WIB. Pemenang Grup A bertemu juara Grup B di final, sedangkan runner-up kedua grup bersaing memperebutkan peringkat ketiga, menurut Liputan6.

Bangladesh sudah dipastikan tidak bisa melangkah ke final, menurut iNews.id, setelah kalah 1-0 dari Singapura.

Liputan6 menyebut seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui platform Emtek Group, yakni SCTV, Indosiar, Vidio, Moji, dan Nex Parabola, sebagai pemegang hak siar resmi.