Sebuah rumah kontrakan di kawasan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, meledak pada Minggu (4/10/2026). Ledakan diduga berasal dari kebocoran tabung LPG 3 kilogram dan membuat satu penghuni terluka.

Menurut VIVA, kejadian berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB. Korban mengalami luka bakar dan kini dirawat di RSUD Cilincing. Polisi menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kronologi ledakan tabung LPG 3 kg

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subarsi menjelaskan, peristiwa bermula saat korban hendak memasang tabung yang baru dibeli. Gas disebut terus keluar sehingga korban sampai tiga kali gagal menyambungkan regulator.

Pada percobaan keempat, regulator akhirnya terpasang. Korban lalu mencoba menyalakan kompor, tetapi kompor tidak menyala.

“Korban kemudian mematikan kompor. Tak lama berselang, tiba-tiba terjadi ledakan di dalam rumah.”

— AKP Bobi Subarsi, Kapolsek Cilincing

Polisi menduga gas yang bocor sebelumnya telah terkumpul dan memenuhi ruangan. Kondisi itu memicu ledakan ketika ada sumber pemantik, sebagaimana dilaporkan detikNews dan VIVA.

Kondisi korban dan kerusakan bangunan

Menurut Bobi, korban mengalami luka bakar pada bagian wajah, leher, tangan, dan lutut. Setelah kejadian, korban langsung mendapat penanganan medis dan hingga kini masih menjalani perawatan di RSUD Cilincing.

Ledakan juga merusak bagian atap kontrakan hingga cukup parah. VIVA melaporkan, rumah berukuran sekitar 6 x 4 meter itu memiliki ruang tamu, kamar tidur, dan dapur. Sebagian atapnya diketahui berbahan asbes.

Adapun nilai kerugian materiil akibat kerusakan bangunan belum diketahui karena masih dalam proses pendataan.

Penanganan polisi dan imbauan keselamatan

Begitu laporan masuk, petugas Polsek Cilincing mendatangi lokasi. Mereka mengecek tempat kejadian perkara dan mengambil keterangan dari beberapa saksi.

Hingga Senin (5/10/2026), penyelidikan masih berjalan. Untuk sementara, polisi mengarahkan dugaan penyebab ledakan pada kebocoran gas dari tabung LPG 3 kg.

Polisi mengimbau warga agar lebih hati-hati ketika memasang dan memakai tabung LPG. Bila tercium bau gas atau muncul tanda kebocoran, warga diminta langsung mengecek regulator, selang, dan tabung.

Polsek Cilincing juga merencanakan sosialisasi lebih gencar lewat Bhabinkamtibmas dan petugas patroli. Langkah itu bertujuan mencegah kebakaran dan kejadian serupa di wilayah tersebut.

Catatan perbedaan penulisan sumber

Okezone dan detikNews menulis nama kapolsek sebagai Bobi Subarsi, sedangkan VIVA menuliskannya Bobi Subasri. Artikel ini mengikuti ejaan yang dipakai dua media pertama.

Waktu kejadian juga tidak sama persis di semua sumber. VIVA menyebut ledakan terjadi Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, dan detikNews menyebut hari yang sama. Okezone mengutip keterangan polisi yang disampaikan pada Senin (5/10/2026).