Ledakan keras mengguncang kawasan Ruko San Antonio, Pakuwon City, Jalan Kalisari Utara, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/10/2026) pukul 07.11 WIB. Lima orang dilaporkan terluka dan dilarikan ke rumah sakit, sementara bangunan serta sejumlah kendaraan di sekitar lokasi rusak.

Penyebab ledakan belum diketahui. Petugas masih menelusurinya di lokasi.

Kronologi dan kerusakan di lokasi

Laporan awal diterima Command Center 112 Surabaya pada pukul 07.11 WIB, menurut keterangan resmi lembaga itu. Tim gabungan lalu dikerahkan ke lokasi untuk evakuasi dan pengamanan area terdampak.

“Pukul 07.11 WIB Command Center 112 terima laporan adanya ledakan di sebuah ruko Jalan Kalisari Utara”

— Keterangan resmi Command Center 112 Surabaya

iNews melaporkan ledakan terjadi saat aktivitas warga mulai berlangsung di kawasan pertokoan itu. Dentuman membuat warga berhamburan dan berkumpul di sekitar lokasi. Media tersebut menyebut puluhan ruko rusak.

Video yang beredar di media sosial, menurut iNews, memperlihatkan material bangunan berserakan di jalan. Sejumlah kendaraan di sekitar lokasi tampak rusak. Dinding beberapa ruko jebol, dan salah satu ruko rusak cukup parah hingga bagian bangunannya terlihat terbuka.

JPNN merujuk video di akun Instagram @call112surabaya. Dalam video itu tampak beberapa warga berada di jalan raya, serta sejumlah barang dan kendaraan rusak.

Lokasi kejadian ditulis berbeda-beda. CNN Indonesia menyebut Ruko San Antonio, detikNews menyebut Perumahan San Antonio di Jalan Kalisari Utara I, Kecamatan Mulyorejo, dan JPNN menyebut kawasan perumahan di Jalan Kalisari Utara.

Korban luka dan penanganan

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M Rokhim, membenarkan adanya evakuasi korban. Menurut dia, korban luka dibawa ke RS Haji.

“Info terakhir ada korban luka dibawa ke RS Haji. Ada lima [orang].”

— M Rokhim, Kepala Bidang Pemadaman DPKP Kota Surabaya

JPNN juga mengutip Tim DPKP Surabaya yang menyebut para korban telah menerima penanganan medis di RS Haji Surabaya. Detikcom menulis belum ada laporan korban jiwa saat beritanya disusun, dan puluhan petugas sudah berada di tempat kejadian perkara.

Penyelidikan dan imbauan untuk warga

Rokhim mengatakan Tim Inafis telah tiba di lokasi dan melakukan identifikasi menyeluruh. Pemicu pasti ledakan belum dapat dipastikan, dan proses penyelidikan masih berjalan.

CNN Indonesia melaporkan petugas memprioritaskan sterilisasi lokasi untuk mencegah insiden susulan dan menjaga keselamatan warga di sekitar kompleks. Rekayasa lalu lintas juga diberlakukan agar proses evakuasi lancar.

Lewat akun @call112surabaya, Tim Call 112 mengimbau warga mencari jalur alternatif karena akses jalan dipakai mobil petugas. Imbauan itu berlaku bagi pengguna Jalan Kalisari Utara selama penanganan berlangsung.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai sumber ledakan. Informasi lanjutan akan diperbarui setelah hasil identifikasi petugas disampaikan.