Serangan menghantam Bandara Internasional King Fahd di Dammam, Arab Saudi bagian timur, pada Rabu (21/10/2026). Satu orang tewas dan delapan lainnya terluka, menurut Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA).

Korban dan kerusakan di Bandara King Fahd

GACA menyatakan seluruh korban luka langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Tingkat keparahan luka bervariasi, dari ringan sampai kritis, seperti dikutip media dari Al Jazeera.

Lewat akun resminya di X, GACA juga menyebut serangan itu menimbulkan kerusakan material. Menurut detikNews, kerusakan tersebut masih dalam tahap penilaian. Otoritas belum memberikan penjelasan lebih rinci soal jenis serangan maupun kronologinya.

Siapa pelaku serangan masih berbeda dalam pemberitaan

Menurut CNN Indonesia dan Okezone, GACA tidak menyebut pihak yang meluncurkan serangan. Sebaliknya, iNews menulis dalam judul dan isi beritanya bahwa serangan itu dilakukan kelompok Houthi dari Yaman. Dalam sumber yang dirujuk, belum terlihat pernyataan resmi Saudi yang menyebut pelakunya.

Baca jugaBrent Naik ke US$109,64; SKK Migas Proyeksi Penerimaan Hulu Migas 2026 Capai 109 Persen Target APBN

Insiden lain di ladang minyak Shaybah

Pada Rabu yang sama, Kementerian Energi Arab Saudi melaporkan pasukan pertahanan udara mencegat drone yang menyasar ladang minyak Aramco di Shaybah, Provinsi Timur. Puing hasil intersepsi itu menewaskan dua orang dan melukai dua lainnya.

Dengan mengutip Arab News, CNN Indonesia menulis dua korban tewas adalah warga Filipina dan warga Nepal, sedangkan dua korban luka warga India dan Pakistan. Menurut iNews, puing itu memicu kebakaran pada kendaraan milik kontraktor, tetapi operasional ladang minyak tetap normal.

Juru bicara koalisi pimpinan Saudi di Yaman, Brigadir Jenderal Turki al-Malki, menyatakan pertahanan udara mencegat dan menghancurkan empat drone di Provinsi Timur, seperti dilaporkan detikNews. iNews menulis jumlahnya lima drone, termasuk yang diarahkan ke wilayah Madinah.

Serangan-serangan sebelumnya yang dilaporkan

iNews mencatat Bandara King Fahd pernah menjadi sasaran serangan pada 11 Oktober, tetapi serangan itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Terpisah, CNN Indonesia melaporkan bahwa pekan lalu Houthi menyerang dua bandara internasional Saudi dan 13 orang tewas. Menurut media itu, Houthi menyebut serangan tersebut sebagai balasan atas pengeboman Saudi ke wilayah mereka. Serangan pekan lalu itu memicu kecaman keras dari Saudi dan komunitas internasional, yang menilainya mengancam keamanan kawasan dan mempersulit upaya perdamaian untuk Yaman.

Hingga berita ini ditulis, belum ada rincian lebih lanjut dari otoritas Saudi mengenai pelaku, jenis serangan, atau nilai kerusakan di bandara.