Sebuah truk kontainer menabrak separator di Jalan Letjen S Parman, kawasan Tomang, Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (9/10/2026) pagi. Kecelakaan itu memicu kepadatan lalu lintas dan mengganggu layanan Transjakarta di sejumlah koridor.
Kronologi kecelakaan truk kontainer di Tomang
Informasi kecelakaan disampaikan TMC Polda Metro Jaya lewat akun Facebook. Menurut iNews dan Okezone, unggahan itu dibuat pukul 06.15 WIB. Detik menyebut peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, sehingga ada perbedaan keterangan waktu antarmedia.
Truk dilaporkan menabrak separator di depan Gedung Total, sebelum lampu merah Tomang, dari arah menuju Tomang. Sopir diduga kehilangan kendali atau out of control.
“Truck Kontener out off Control menabrak separator depan Gedung Total, sebelum lampu merah Tomang Jakbar arah Tomang, saat ini sedang penanaganan petugas Laka Lantas Jakbar & proses penderekan, saat ini hanya jalur Busway yg bisa dilintasi lalu lintas terpantau padat”
— Admin akun Facebook TMC Polda Metro Jaya
Posisi truk yang melintang hingga hampir menutupi badan jalan membuat arus kendaraan menuju Tomang tersendat panjang. Petugas Laka Lantas Jakarta Barat berada di lokasi untuk menangani kecelakaan dan menderek kendaraan. Sumber belum menyebut adanya korban.
Rute Transjakarta terlambat dan dialihkan
Lewat akun X, Transjakarta menyatakan Koridor 8, Koridor 9, serta rute 3F, 8K, 8M, 9A, dan 9E mengalami keterlambatan kedatangan bus. Penyebabnya, menurut Transjakarta, kepadatan lalu lintas akibat truk menabrak separator di sekitar jalur Tanjung Duren arah Cawang. Transjakarta meminta maaf kepada pengguna layanan.
PT Transjakarta juga mengumumkan pengalihan rute Koridor 9 (Pluit–Pinang Ranti). Pengalihan dilakukan karena truk menabrak mobile concrete barrier (MCB) di sekitar Halte Tanjung Duren.
Sebagian bus Koridor 9 tetap beroperasi normal. Sebagian bus lain yang menuju Pinang Ranti dialihkan melalui Tol Jembatan Besi dan keluar di Slipi. Bus yang melewati jalur alternatif itu tidak melayani halte dari Kali Grogol sampai Kota Bambu.
Dampak bagi layanan dan penyebutan lokasi
Menurut laporan TMC Polda Metro Jaya, lalu lintas di sekitar lokasi terpantau padat dan hanya jalur busway yang bisa dilintasi. Transjakarta, dalam pernyataannya, melaporkan keterlambatan kedatangan bus di sejumlah koridor dan rute akibat kepadatan lalu lintas tersebut.
Lokasi kejadian disebut berbeda-beda. Kepolisian merujuk Gedung Total di dekat lampu merah Tomang arah Tomang, sedangkan Transjakarta menyebut jalur Tanjung Duren arah Cawang dan Halte Tanjung Duren. Kedua penyebutan itu sama-sama dikaitkan dengan truk yang menabrak separator, tetapi sumber tidak menjelaskan hubungan antara keduanya.
Imbauan dan informasi terkini
Transjakarta mengimbau pengguna memantau informasi layanan melalui akun X pt_transjakarta, Instagram infotije dan pt_transjakarta, serta aplikasi TJ:Transjakarta. Hingga berita ini ditulis, sumber belum memuat keterangan soal penyebab pasti kecelakaan, kondisi sopir, atau kapan lalu lintas kembali normal.



