Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Radithya Bayu Wardhana, menjadi juara BWF World Junior Championships 2026. Ia mengalahkan rekan senegaranya, Fardhan Rainanda Joe, pada final yang berlangsung di Kairo, Mesir, Sabtu. Skor akhirnya 15-9, 11-15, 15-8.
Laga tersebut berformat "All Indonesian Final", yakni pertemuan dua wakil Indonesia di partai puncak, sebagaimana dilaporkan ANTARA. Gelar ini diraih Radithya pada penampilan perdananya di kejuaraan dunia junior.
Jalannya final tunggal putra
Radithya membuka pertandingan dengan kuat dan merebut gim pertama 15-9. Ia mengatakan langsung masuk ke ritme permainan sejak awal, lalu bersiap menghadapi tekanan ketika Fardhan mulai mengejar.
Pada gim kedua, perolehan poin kedua pemain saling susul. Menurut Radithya, ia sempat unggul, tetapi konsentrasinya menurun sehingga Fardhan berbalik memimpin dan memenangi gim itu 15-11. Laga pun berlanjut ke gim penentu.
Di gim ketiga, Radithya mengaku kembali menjaga fokus dan menutup pertandingan dengan skor 15-8. Ia menyebut sudah memperkirakan pertandingan akan berjalan tiga gim, sebab setiap kali bertemu Fardhan, laga mereka selalu berakhir rubber game, seperti dikutip CNN Indonesia dari rilis PBSI.
“Alhamdulillah, bersyukur bisa ikut WJC untuk pertama kalinya dan langsung juara.”
— Radithya Bayu Wardhana, pebulu tangkis tunggal putra Indonesia
Persembahan dan rencana masuk Pelatnas
Radithya kini berusia 18 tahun. Menurut CNN Indonesia, kemenangan di Kejuaraan Dunia Junior ini membuatnya akan menjadi anggota Pelatnas Cipayung.
Meski telah menjadi juara, Radithya menyadari perjalanannya masih panjang. Ia berjanji terus berusaha keras dan banyak belajar, termasuk dari para pemain senior ketika nanti bergabung di pemusatan latihan nasional.
“Bisa juara dunia junior masih berasa seperti mimpi, cukup puas saya rasa belum karena masih ada tantangan lagi ke depannya.”
— Radithya Bayu Wardhana, pebulu tangkis tunggal putra Indonesia
Radithya mempersembahkan gelar tersebut untuk orang tuanya, omnya, keluarga besar, dan klubnya, PB Djarum. Ia juga menyebut dirinya memang berpembawaan kalem, sehingga ketegangan di lapangan tidak selalu tampak.
Baca jugaFajar/Fikri Menang Meski Kena Kartu Merah, Jadi Wakil Indonesia di Final Denmark Open 2026
Fardhan kembali raih perak
Bagi Fardhan, hasil ini menjadi kekecewaan karena ia hanya membawa pulang medali perak untuk dua edisi beruntun, menurut ANTARA. Ia menilai kejuaraan tahun ini memberinya pelajaran soal mental dan fokus.
“Pelajaran yang saya dapatkan dari WJC tahun ini adalah mental dan fokusnya.”
— Fardhan Rainanda Joe, pebulu tangkis tunggal putra Indonesia
Fardhan juga mengenang semifinalnya. Dalam laga itu ia sempat tertinggal 12-14, tetapi akhirnya membalik keadaan menjadi 16-14. Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai pelajaran penting karena pada poin-poin akhir gim, semua kemungkinan masih bisa terjadi.
Dengan hasil final ini, Indonesia memastikan gelar tunggal putra jatuh ke tangan pemainnya sendiri. Radithya dijadwalkan melanjutkan karier di Pelatnas Cipayung, sementara Fardhan membawa catatan evaluasi dari dua final beruntun.



