Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di kawasan Kramat Pulo, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026) malam. Data terbaru Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat mencatat 83 rumah terbakar dan 388 jiwa terdampak.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, sementara kerugian materiil masih didata.
Kronologi pemadaman kebakaran di Kramat Pulo
Menurut Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Triyanto, laporan kebakaran diterima petugas pukul 18.45 WIB. Petugas tiba di lokasi pukul 18.52 WIB, dan pemadaman dimulai pukul 18.55 WIB.
Kasudin Gulkarmat Jakarta Pusat Syarifudin menyebut unit pertama berangkat pukul 18.47 WIB. Kekuatan awal berupa lima mobil pemadam dari Sektor Senen dengan 20 personel, lalu ditambah bertahap hingga 30 unit dengan total 92 personel. Liputan6 mengutip Triyanto yang menyebut 30 unit dan 90 personel, sedikit berbeda dari keterangan Syarifudin.
Hingga pukul 20.45 WIB, api belum sepenuhnya terkendali. "Situasi saat ini masih merah, masih dalam proses pemadaman," kata Triyanto dalam keterangan tertulis. Menurut dia, objek yang terbakar adalah rumah tinggal berkategori bangunan rendah. Pada saat itu, penyebab kebakaran dan jumlah bangunan terdampak belum dapat dipastikan karena penanganan masih berlangsung.
Kendala di lapangan dan jumlah rumah terdampak
Pemadaman terkendala akses berupa gang sempit serta jarak sumber air yang cukup jauh dari titik api, menurut keterangan polisi. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung menyatakan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.25 WIB.
Kebakaran dilaporkan kepada kepolisian terjadi sekitar pukul 18.54 WIB. Petugas Polsek Senen yang tiba di lokasi lalu melakukan pengecekan dan pengamanan di sekitar area kebakaran.
Lokasi kebakaran disebut berada di Jalan Kramat Pulo Gang 16, RT 009/RW 005, Kelurahan Kramat. Sumber lain menyebut Jalan Kramat Pulo Dalam di kecamatan yang sama.
Angka rumah terdampak berubah seiring pendataan. Polisi semula menyebut 50 bangunan atau rumah terdampak. Kasiops Jakarta Pusat Triyanto kemudian menyampaikan 83 rumah terbakar dengan 388 jiwa terdampak.
Penyebab kebakaran dan penanganan warga
Reynold mengatakan penyebab kebakaran masih diselidiki. Polisi berkoordinasi dengan pemadam kebakaran dan tim identifikasi untuk memastikan penyebab serta kondisi di lokasi. Kerugian materiil masih dalam pendataan.
“Kami memastikan lokasi tetap aman dan proses penanganan berjalan dengan baik. Anggota juga melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait serta membantu masyarakat yang terdampak”
— Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, Kapolres Metro Jakarta Pusat
Hingga Kamis malam, petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Puluhan personel gabungan juga dikerahkan untuk membantu pengamanan dan penanganan warga terdampak.



