Pelatih Barcelona Hansi Flick menegaskan bahwa hasil akhir lebih penting daripada skor saat timnya bertandang ke markas Galatasaray di Liga Champions. Laga di Rams Park, Istanbul, itu dijadwalkan pada Rabu (13/10/2026) dini hari WIB.

Pernyataan Flick jelang laga

Flick menyebut kemenangan sebagai target utama Barcelona. Ia tidak mempersoalkan bila Blaugrana hanya unggul satu gol, mengingat tim asuhannya akan menghadapi atmosfer stadion yang dikenal sangat intimidatif.

“Saya akan senang bila kami hanya menang 1-0.”

— Hansi Flick, pelatih Barcelona

Menurut Flick, Galatasaray bermain baik dan gemar memainkan sepak bola, serta punya pemain-pemain hebat di lini serang. Karena itu, kata dia, tidak mudah menghadapi tim tersebut, terutama di kandang mereka. Pernyataan itu dikutip dari laman resmi klub pada Selasa.

“Yang terpenting bagi kami adalah menang. Itu target kami dan itulah yang kami inginkan.”

— Hansi Flick, pelatih Barcelona

Atmosfer Rams Park dan performa Barcelona

Flick menyoroti suasana di Rams Park. Stadion kandang Galatasaray itu dijuluki Neraka oleh banyak pihak, sebab dukungan suporter tuan rumah menghadirkan tekanan besar. Ia mengaku timnya harus siap menghadapi suasana tersebut dan menilainya salah satu yang terbaik di dunia.

Flick bahkan mengaku kagum saat mendengar suara-suara dari stadion, termasuk apa yang dilakukan para suporter. Menurutnya, hal itu luar biasa.

Pelatih asal Jerman itu juga memuji suporter Galatasaray dan menilai dukungan mereka memberi dorongan besar bagi tim. Ia berpendapat klub Turki tersebut telah menunjukkan perkembangan dan mampu tampil kompetitif saat menghadapi tim-tim besar.

“Mereka mendukung timnya. Kita juga bisa melihat hasil yang mereka raih melawan tim-tim besar. Mereka mampu bermain seperti tim besar saat menghadapi lawan-lawan tersebut dan telah mengalami banyak peningkatan,”

— Hansi Flick, pelatih Barcelona

Baca jugaLiga Champions 2026-2027 Pekan Kedua: Arsenal Jamu Lille, Atletico Hadapi MU, City Tantang PSG

Modal Barcelona ke Istanbul

Barcelona datang ke Turki dengan modal impresif. Menurut Republika dan JPNN, tim itu menang di sembilan pertandingan di semua kompetisi musim ini dengan total 39 gol, rata-rata lebih dari empat gol per laga. Pada laga pembuka fase liga Liga Champions, mereka mengalahkan Feyenoord 5-1.

Republika mencatat, terakhir kali Barcelona mencetak kurang dari tiga gol dalam satu laga adalah saat menang 2-0 atas Athletic Bilbao di LaLiga pada 27 Agustus. Meski lini serang sedang produktif, Flick menegaskan hasil akhir tetap menjadi prioritas saat menghadapi Galatasaray.

Raphinha absen, laga berat menanti

Menurut Republika, Raphinha dipastikan tidak memperkuat Barcelona dalam laga kontra Galatasaray. Ketiadaan pemain Brasil itu menambah beban Flick saat berupaya menjaga tren kemenangan timnya.

Lawatan ke Istanbul ini menjadi awal dari rangkaian laga berat, termasuk menghadapi Paris Saint-Germain dan Real Madrid.